
TEROPONGNEWS.COM, BINTUNI– Menjawab pernyataan direktur eksekutif LP3BH Manokwari Yan Christian Warinussy,S.Ḥ terkait belum terdengarnya dua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Teluk Bintuni baik AYO serta PMK2 dalam kampanye memaparkan dana bagi hasil (DBH) migas, calon Bupati nomor urut 2 Petrus Kasihiw angkat bicara.
Dalam keterangan persnya kepada media ini, Sabtu (31/10/2020) Petrus Kasihiw menegaskan, bahwa pada setiap kesempatan kampanye pihaknya selalu menyampaikan tata cara dan sistim penggunaan serta pertanggung jawaban dana bagi hasil migas dan gas bumi kepada masyarakat.
Hanya karena direktur eksekutif LP3BH berdomisili di Manokwari sehingga tidak mengikuti perkembangan kampanye pasangan calon kepala daerah Teluk Bintuni secara keseluruhan.
“Perdasus yang mengatur tentang dana bagi hasil migas dan gas bumi itu diketuk palu oleh DPR Papua Barat kemudian mendapat pertimbangan dari MRPB supaya anggaran milik masyarakat adat 7 suku ini tepat sasaran” tegas Petrus Kasihiw saat berkampanye di distrik Kamundan beberapa waktu lalu.






