TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA – Kuasa Usaha Kedutaan Besar Iran untuk Indonesia Mahdi Rounagh mengatakan serangan militer terhadap jemaah Palestina baru-baru ini di Masjid Al-Aqsa menggambarkan kebrutalan sifat dari teroris zionis Israel yang mengabaikan hak asasi manusia (HAM).
Dia mengategorikan penyerangan terhadap jemaah di Palestina lagi-lagi di masjid Al Aqsa ini sebagai penodaan. Menurut dia, ada fenomena di mana para penuntut HAM menutup mata atas persoalan ini.
“Penodaan dan serangan ini menciptakan momen yang sangat menyakitkan di mana hal ini merupakan hasil dari perilaku para penuntut HAM yang menutup mata terhadap kejahatan teroris Zionis,” kata Mahdi dalam keterangannya dikutip TeropongNews di Jakarta, Jumat (14/4/2023).
Mahdi menyebut serangan Israel terhadap wilayah sipil di Lebanon selatan dan Jalur Gaza sebagai tindakan ilegal dan merupakan langkah penodaan terhadap Al-Aqsa.
Mahdi melanjutkan, serangan Israel juga melanggar kedaulatan dan keutuhan wilayah Lebanon serta prinsip-prinsip hukum internasional dan HAM.
“Pelanggaran-pelanggaran ini memerlukan tanggapan yang efektif dari masyarakat dunia dan badan-badan internasional untuk mempertanggungjawabkan rezim zionis terhadap tindakan agresif mereka,” ucap Mahdi.
Mahdi menyatakan, Iran mengajak seluruh negara di dunia, khususnya negara-negara Muslim, untuk menempuh segala upaya guna mendukung penuh perlawanan dan perjuangan rakyat Palestina.
Iran, kata Mahdi, juga meminta negara-negara Muslim menolak berbagai prakarsa palsu seperti normalisasi hubungan dengan Israel dan membantu proses penyelesaian masalah Palestina secara adil dan demokratis.












