Berita

Diduga Fiktif, Kajari Sorong Diminta Investigasi Pembangunan Lapangan Futsal di Waisai Raja Ampat

×

Diduga Fiktif, Kajari Sorong Diminta Investigasi Pembangunan Lapangan Futsal di Waisai Raja Ampat

Sebarkan artikel ini
Praktisi Hukum Kabupaten Raja Ampat, Ardan Poretoka, SH

TEROPONGNEWS.COM- WAISAI – Praktisi Hukum Kabupaten Raja Ampat, Arfan Paretoka, SH mengapresiasi kinerja Kejaksaan Negeri Sorong yang telah menetapkan beberapa tersangka terkait pembangunan puskesmas Kabare Distrik Waigeo Utara di penghujung tahun 2024.

“Saya apresiasi Kejaksaan Negeri Sorong yang mana di penghujung tahun 2024 telah menetapkan tiga orang tersangka kasus pembangunan Puskesmas dan rumah dinas tenaga kesehatan Kabare,” kata Arfan Paretoka Minggu, (23/12/2024) melalui sambungan telepon WhatsApp.

Namun disisi lain menurut Arfan ada banyak persoalan yang perlu menjadi perhatian serius dan atensi khusus oleh pihak Kejaksaan Negeri Sorong di tahun 2025.

“Perlu diketahui bahwa persoalan di Kabupaten Raja Ampat sangat banyak, dan harus menjadi atensi khusus oleh Kejaksaan Negri Sorong, salah satunya adalah, pembangunan Lapangan Futsal di samping GOR Waisai” ujar Arfan

Dikatakan oleh Arfan bahwa pembangunan lapangan Futsal sampai sekarang tidak pernah selesai, padahal pembangunannya dianggarkan pada tahun 2023 menggunakan APBD Kabupaten Raja Ampat sesuai nilai kontrak sebesar Rp 1.997.O00.000,00 (Satu Milyar Sembilan Ratus Sembilan Puluh Tujuh Juta Rupiah).

“Dilihat dari kontraknya, lapangan tersebut sudah dibangun tahun 2023, tetapi kok, sampai tahun 2024 bahkan mau masuk tahun 2025 hanya pondasi saja yang dibangun” tukas Arfan

Oleh sebab itu sebagai praktisi hukum dan juga masyarakat Raja Ampat meminta kepada Kejaksaan Negeri Sorong untuk segera melihat persoalan ini, karena pembangunan lapangan Futsal di duga Fiktif karena sudah lama dibangun namun tidak selesai-selesai, sebenarnya kendalanya dimana?. Ucap Arfan dengan nada tanya

“Kami sebagai masyarakat Raja Ampat dan juga sebagai praktisi hukum yang mempunyai hobi di bidang olah raga khususnya bola kaki, sangat menyayangkan persoalan ini,” pungkas Arfan

Sekali lagi kami minta kepada Kejaksaan untuk merespon cepat dan turun tangan melihat dugaan Proyek Fiktif pembangunan Lapangan Futsal di samping gedung Olah Raga(GOR) Waisai Kabupaten Raja Ampat Propinsi Papua Barat Daya.



📢 Dapatkan Berita Lugas, Kupas Tuntas dengan Analisis Tegas, dan Informasi Tanpa Batas! Ikuti Teropong News di Google News dan tekan tanda bintang ⭐ agar tidak ketinggalan berita terbaru.

📲 Untuk update langsung di WhatsApp, ikuti channel resmi kami di sini dan aktifkan notifikasi 🔔 sekarang juga!