Kapolres Tambrauw Tegaskan Tidak Ada Pengungsian Pasca Insiden Penembakan di Distrik Bamus Bama
Sebarkan artikel ini
Kapolda Papua Barat Daya, Brigjen Pol Gatot Haribowo, S.I.K, M.A.P bersama rombongan melakukan kunjungan kerja ke Distrik Bamus Bama Kabupaten Tambrauw, Sabtu (7/12/2024).
TEROPONGNEWS.COM, TAMBRAUW – Kapolres Tambrauw, AKBP Aries Dwi Cahyanto menegaskan tidak ada pengungsi pasca insiden yang terjadi di distrik Bamusbama baru-baru ini.
Kata Kapolres, tidak ada warga sipil yang mengungsi ke hutan. Saat ini kondisi aman dan kondusif serta terkendali. Pihak keamanan terus melakukan patrol rutin untuk menjamin keamanan masyarakat di Kabupaten Tambrauw.
“Kapolda Papua Barat Daya baru dari sana. Fakta lapangan, masyarakat beraktivitas seperti biasa setiap hari berkebun, bertani,” jelasnya, sembari menambahkan, mari bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Tambrauw tetap aman dan kondusif,” ajak Aries.
Kepala Distrik Bamus Bama, Simon Yesyan Didampingi Anggota DPRD Kabupaten Tambrauw, Melkianus Yesnath saat membersihkan keterangan, Senin (9/12/2024)
Sementara itu, Kepala Distrik Bamus Bama Kabupaten Tambrauw, Simon Yesyan mengatakan saat ini warga enam kampung yang diberitakan mengungsi pasca peristiwa penembakan telah kembali ke kampung masing-masing dan melakukan aktifitas seperti biasa.
“Yang saya ketahui masyarakat enam kampung itu telah kembali ke kampung masing-masing di Distrik Bamus Bama, mereka tidak mengungsi jauh dari kampung, mereka hanya berada di rumah-rumah kebun di sekitar kampung, jumlahnya juga tidak sebanyak 106 orang yang diberitakan,” kata Kepala Distrik Bamus Bama, Senin (9/12/2024).
Ia mengaku Pemerintah Distrik bersama anggota DPRD Kabupaten Tambrauw Melkianus Yesnath melakukan pendampingan kepada masyarakat selama 4-5 hari dan pada hari Minggu kemarin juga dilakukan ibadah bersama dengan warga masyarakat.
Simon Yesyan juga menambahkan saat ini juga enam Kepala Kampung sementara melakukan proses pencairan dana desa dan kembali bersama masyarakat untuk menjalankan program yang direncanakan bersama.
“Jadi kondisi masyarakat enam kampung di Distrik Bamus Bama sedang aman-aman saja, jadi tidak benar warga sampai saat ini masih mengungsi,” katanya.
“Jadi bukan mengungsi tetapi mereka hanya menghindari saja ke rumah kebun itupun hanya 2-3 hari,” sambungannya.
Tempat yang sama, anggota DPRD Kabupaten Tambrauw, Melkianus Yesnath paska insiden penembakan beberapa waktu lalu, saat ini masyarakat sudah kembali ke kampung masing-masing.
Pemerintah Daerah Kabupaten Tambrauw juga sudah langsung menanggapi peristiwa itu dengan terjun langsung ke lapangan bersama Kapolda Papua Barat Daya.
“Saya sampaikan bahwa saat ini masyarakat sudah kembali ke kampung dan beraktivitas seperti biasa,” kata Melkianus Yesnath.
📢 Dapatkan Berita Lugas, Kupas Tuntas dengan Analisis Tegas, dan Informasi Tanpa Batas!
Ikuti Teropong News di Google News dan tekan tanda bintang ⭐ agar tidak ketinggalan berita terbaru.