TEROPONGNEWS.COM, BEIJING – Jumlah korban akibat gemap dahsyat yang mengguncang Myanmar bertambah menjadi 3.689 orang tewas, 5.020 orang luka-luka, dan 139 orang dinyatakan hilang. Demikian Tim Informasi Dewan Administrasi Myanmar melansir Xinhua News (12/4/2025),
Menanggapi situasi darurat ini, lembaga-lembaga PBB bersama mitra-mitra mereka bergerak cepat untuk menyalurkan bantuan.
Bantuan yang diberikan meliputi layanan medis, tempat tinggal sementara, air bersih, dan pasokan makanan.
“Untuk semakin memperkuat upaya di lapangan, Dana Tanggap Darurat Pusat PBB (UN Central Emergency Response Fund) telah mengalokasikan tambahan 5 juta dolar AS untuk respons gempa bumi, setelah 5 juta dolar AS yang telah disalurkan beberapa pekan sebelumnya,” tambahnya.
Bantuan kemanusiaan juga datang dari berbagai negara, termasuk China yang telah mengirimkan gelombang keenam bantuannya melalui Bandara Internasional Yangon pada 11 April 2025.
Badan-badan kemanusiaan di lapangan melaporkan bahwa kebutuhan mendesak saat ini adalah layanan kesehatan, pasokan medis, air minum, makanan, tenda dan tempat penampungan sementara, serta fasilitas sanitasi.
PBB menyerukan kepada komunitas internasional untuk segera meningkatkan pendanaan bagi Myanmar dan memastikan akses kemanusiaan yang cepat dan tanpa hambatan bagi mereka yang paling rentan di seluruh wilayah negara itu.












