Di dunia yang serba digital terlihat banyak generasi muda, terutama generasi Papua terjebak Doomscrolling yang dampaknya hingga terganggu kesehatan secara fisik, mental dan doomscrolling membuat kecanduan seseorang terhadap media sosial yang berlanjut, hingga berjam-jam.
Doomscrolling adalah kebiasaan terus-menerus menggulir (scrolling) media sosial atau membaca berita negatif secara kompulsif, seringkali terkait dengan krisis global, bencana, atau isu -isu HAM Papua yang dapat berdampak buruk pada kesehatan mental.
Memang tidak bisa dipungkiri bahwa zaman digital menuntut keaktifan kita dalam membaca berita melalui sosial media secara cepat dan aktif, namun sepangkal artikel ini ingin memberitahu para pembaca agar dapat mengantisipasi terjebak dalam doomscrolling.
Berikut dapat dilihat beberapa dampak yang bisa dialami seseorang ketika terjebak doomscrolling:
1. Kesehatan mental: Doomscrolling dapat menyebabkan kecemasan, stres, depresi, dan bahkan gangguan tidur.
2. Kesehatan fisik: Stres dan kecemasan yang disebabkan oleh doomscrolling dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan menyebabkan masalah kesehatan fisik lainnya.






