TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA – Bupati Indramayu Lucky Hakim membantah liburan ke Jepang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu. Ia lantas mengeklaim, liburan tersebut menggunakan dana dan fasilitas pribadi.
Diketahui, Lucky Hakim bersama keluarga melakukan perjalanan ke luar negeri saat momentum Idul Fitri 1446 Hijriah atau Lebaran 2025.
“Saya jelaskan bahwa saya berangkat dari tanggal 2 April dan kembali sampai di Indonesia tanggal 7 April. Tidak menggunakan fasilitas negara, uang pribadi,” kata Lucky kepada awak media di Gedung Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (8/4/2025).
Lucky Hakim mengaku, membawa sejumlah bukti, termasuk pembelian tiket pesawat yang menggunakan dana pribadi.
Selain itu, dia juga menegaskan, perjalanannya ke luar negeri tidak didampingi oleh ajudan kepala daerah (ACD) dari Pemkab Indramayu.
“Apakah uang anggaran APBD? Bukan. Saya tunjukkan bukti-buktinya. Bahwa ini saya beli tiket pribadi. Saya di sana pun berangkat keluarga,” tegas Lucky Hakim.
“Jadi tidak membawa bersama ajudan ataupun aspri ataupun staf khusus sama sekali,” sambungnya.
Lucky Hakim Minta Maaf
Lucky Hakim meminta maaf usai kedapatan asyik liburan ke Jepang tanpa izin Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian.
Lucky Hakim mengakui hal yang dilakukannya merupakan suatu yang salah. Lantas ia memohon dibukakan pintu maaf atas perbuatannya.
“Saya juga enggak tahu tuh apakah akan dimaafkan terus seperti apa, artinya saya melakukan suatu perbuatan saya minta maaf, selebihnya saya hasbunallah,” kata Lucky Hakim.
Dengan kejadian itu, Lucky Hakim mengaku siap menerima konsekuensi yang dikeluarkan Kemendagri. Pasalnya, hal tersebut sudah terjadi dan dirinya bersama keluarga telah kembali ke Indonesia.
“Kalau memang ternyata sanksinya adalah saya harus diberhentikan selama tiga bulan, saya harus lakukan itu, saya harus terima itu dengan segala konsekuensinya,” ucap dia. ***












