MegapolitanTransportasi

Atasi Kemacetan di Simpang Tugu Batu, Pemkot Depok Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Mulai 23 Mei

×

Atasi Kemacetan di Simpang Tugu Batu, Pemkot Depok Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Mulai 23 Mei

Sebarkan artikel ini
Petugas gabungan dari Satpol PP Depok dan Polres Depok melak Satpol PP Depok dan polisi polres metro Depok melakukan simulasi.dalam rangka atasi kemacetan di Jalan Sawangan, Depok, Jumat (23/5/2025). (Foto: Joko/TN)

TEROPONGNEWS.COM, DEPOK – Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mengurai kemacetan di kawasan padat lalu lintas kembali diwujudkan dengan langkah konkret. Melalui Dinas Perhubungan, Pemkot akan mulai menerapkan skema Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) di Simpang Tugu Batu, Sawangan, pada Jumat, 23 Mei 2025, pukul 15.00 WIB. Kebijakan ini digadang-gadang sebagai solusi strategis mengatasi kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi, khususnya di Jalan Muchtar dan Jalan Raya Sawangan.

Langkah ini bukan tanpa alasan. Kawasan Simpang Tugu Batu dikenal sebagai salah satu titik rawan kemacetan di wilayah selatan Depok, terutama saat akhir pekan.

Banyaknya titik pertemuan kendaraan dari berbagai arah, ditambah aktivitas warga yang cukup tinggi, menjadikan wilayah ini sebagai simpul kemacetan yang sulit terurai tanpa campur tangan serius dari pemerintah.

Camat Sawangan, Anwar Nasihin, menyambut baik langkah ini. Dalam keterangannya, ia mengapresiasi kebijakan MRLL yang menurutnya telah melalui tahapan kajian teknis secara menyeluruh oleh para ahli di bidang transportasi.

“Rekayasa lalu lintas ini merupakan hasil kajian matang oleh tenaga ahli. Kami berharap pelaksanaannya berjalan lancar dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat,” ujar Anwar saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat siang (23/5/2025).

Menurut Anwar, rekayasa lalu lintas tidak hanya dilakukan di satu titik, tetapi mencakup beberapa kawasan penting seperti pertigaan Tugu Batu, Bedahan, dan Sawangan Permai. Tujuannya, selain mengurai kemacetan, juga untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Uji coba MRLL akan dimulai hari ini pukul 15.00 WIB, dan direncanakan akan dihadiri langsung oleh sejumlah pejabat tinggi Pemkot Depok. Kehadiran mereka menandakan betapa seriusnya pemerintah dalam menangani persoalan kemacetan yang menjadi keluhan warga selama ini.

Rencananya, penerapan MRLL akan berlangsung secara berkala setiap akhir pekan, yakni pada hari Sabtu dan Minggu. Pilihan waktu ini bukan tanpa alasan; menurut catatan Dinas Perhubungan, dua hari tersebut merupakan waktu dengan tingkat kepadatan tertinggi, akibat meningkatnya aktivitas warga, baik yang menuju pusat kota maupun yang keluar dari Depok menuju kawasan Bogor dan Jakarta Selatan.

Salah satu strategi yang akan diterapkan dalam MRLL ini antara lain adalah pengalihan arus kendaraan dari arah Bedahan yang sebelumnya bisa langsung menuju Jalan Raya Sawangan, kini akan dialihkan melalui jalur alternatif yang telah disiapkan. Rambu-rambu penunjuk dan petugas lapangan juga telah dikerahkan untuk mendampingi pengguna jalan selama masa uji coba.

Penerapan MRLL ini menjadi bentuk komitmen Pemkot Depok dalam menciptakan lalu lintas yang lebih tertib, efisien, dan ramah pengguna jalan. Selain itu, rekayasa lalu lintas ini diharapkan mampu mengurangi potensi kecelakaan di titik-titik rawan yang kerap terjadi akibat kepadatan dan ketidakteraturan alur kendaraan.

Masyarakat diimbau untuk tetap mengikuti arahan petugas dan memperhatikan rambu-rambu baru yang telah dipasang, serta memberikan masukan selama masa uji coba berlangsung. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan warga, diharapkan wajah lalu lintas Depok khususnya di kawasan Simpang Tugu Batu akan jauh lebih tertib dan nyaman di masa mendatang. ***



📢 Dapatkan Berita Lugas, Kupas Tuntas dengan Analisis Tegas, dan Informasi Tanpa Batas! Ikuti Teropong News di Google News dan tekan tanda bintang ⭐ agar tidak ketinggalan berita terbaru.

📲 Untuk update langsung di WhatsApp, ikuti channel resmi kami di sini dan aktifkan notifikasi 🔔 sekarang juga!