MegapolitanSepak Bola

Buka Liga Jakarta U-17, Pramono Dorong Pembinaan Sepak Bola Usia Dini

×

Buka Liga Jakarta U-17, Pramono Dorong Pembinaan Sepak Bola Usia Dini

Sebarkan artikel ini
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat membuka Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2025 di Lapangan PSF Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (4/5/2025) pagi. (Foto: Dok. Pemprov DKI Jakarta)

TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2025 sebagai ajang pembinaan sepak bola sejak usia dini. Ia menegaskan, selain pembinaan sejak usia dini, Liga Jakarta U-17 merupakan upaya berkelanjutan, terstruktur, dan berjenjang.

Menurutnya, sepak bola adalah salah satu cabang olahraga yang paling digemari masyarakat Indonesia. Lebih dari sekadar adu taktik dan fisik di lapangan hijau, sepak bola dapat menumbuhkan semangat persatuan dan kebanggaan nasional.

“Hal inilah yang ingin kita lihat dari bakat dan potensi para peserta yang mengikuti kompetisi ini,” ujar Gubernur Pramono saat membuka Liga Jakarta U-17 di Lapangan PSF Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (4/5/2025) pagi.

Pramono turut mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam kompetisi, termasuk panitia penyelenggara serta 18 klub dari Jakarta dan sekitarnya yang berpartisipasi. Ia menjelaskan, sepak bola Tanah Air terus berkembang. Salah satu buktinya adalah keberhasilan Timnas Indonesia U-17 lolos ke Turnamen Piala Dunia U-17 2025.

Fakta itu, tambah dia, dapat menumbuhkan semangat dan harapan baru yang menginspirasi para pemain muda Indonesia, termasuk remaja di Jakarta. Apalagi dengan pembinaan yang tepat, talenta muda Indonesia mampu bersaing untuk meraih prestasi di tingkat internasional.

“Kami akan terus mendukung pengembangan talenta dan kompetisi sepak bola yang berkelanjutan,” jelasnya.

Ia lantas berharap penyelenggaraan Liga Jakarta U-17 juga menjadi ajang untuk mengidentifikasi dan menyeleksi pemain berkualitas yang dapat membela Jakarta pada PON ke-22 tahun 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT)

Untuk itu, semangat disetiap pertandingan harus ditunjukkan oleh para pemain tanpa melupakan tingginya nilai sportivitas.

“Saya bahagia melihat saudara-saudara semua yang memiliki semangat untuk menang, tetapi menang dengan sportif,” kata Pramono.

“Dan yang paling penting, saya sungguh berharap saudara-saudara menjadi cikal bakal pemain yang akan diterjunkan di PON 2028 di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat,” tutupnya. ***



📢 Dapatkan Berita Lugas, Kupas Tuntas dengan Analisis Tegas, dan Informasi Tanpa Batas! Ikuti Teropong News di Google News dan tekan tanda bintang ⭐ agar tidak ketinggalan berita terbaru.

📲 Untuk update langsung di WhatsApp, ikuti channel resmi kami di sini dan aktifkan notifikasi 🔔 sekarang juga!