Megapolitan

Proyek Galian PAM JAYA Biang Kerok Kemacetan di Kalimalang Bekasi Menuju Jakarta, Rampung Kapan?

×

Proyek Galian PAM JAYA Biang Kerok Kemacetan di Kalimalang Bekasi Menuju Jakarta, Rampung Kapan?

Sebarkan artikel ini
Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di area Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat. Foto: Morteza Syariati Albanna.

TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA – Sudah sekitar setahun proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di area Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat, menuju Jakarta tidak kunjung rampung. Mengakibatkan kemacetan tak terelakkan lagi. Terlebih saat pagi hari. Sebab, proyek galian tersebut memakan badan jalan.

Adapun dalam proyek galian tersebut tercantum logo Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, PAM JAYA, Pemerintah Kota Bekasi, Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Polres Metro Bekasi Kota, Korlantas Polri, sampai Bestindo Putra Mandiri.

Jurnalis teropong.news menyisir jalanan Kalimalang mulai dari Metropolitan Mall (MM) Bekasi hingga Curug, Pondok Kelapa, Jakarta Timur pada Kamis (15/5/2025) dan menemukan, sedikitnya terdapat belasan lubang galian bertuliskan “Pemasangan Pipa Air Baku pada Jalan Inspeksi Kalimalang” dan “Pemasangan Pipa Air Baku pada Jalan Raya Pondok Gede”.

Terlihat pipa raksasa berdiameter besar, bore pile, ekskavator, truk pengangkut material dan tanah, sampai asphalt paver yang tak jarang mengganggu pengguna jalan dari Kalimalang Bekasi menuju Jakarta.

Setelah hujan, mengakibatkan jalanan licin dan mengotori kendaraan, karena tanah pada proyek galian itu meluber ke jalan.

Yadi (34), mengaku sangat terganggu dengan keberadaan proyek yang tak kunjung rampung tersebut. Semenjak ada proyek galian SPAM PAM JAYA, ia harus berangkat lebih pagi dari rumah di area Tambun, Bekasi, menuju kantornya di wilayah Jakarta Selatan. Jika telat masuk kantor, maka imbasnya adalah terkena potongan gaji.

“Kalau kesiangan dikit macetnya semakin gila, karena kan ada (berangkat) berbarengan dengan orang lain yang mau kerja ke arah Jakarta, belum lagi anak sekolah yang diantar orang tuanya pakai mobil,” kata dia saat diwawancarai jurnalis teropongnews di area Kampung Dua, Kalimalang, Kamis (15/5/2025).

Menurut dia, efek pengerjaan proyek galian SPAM PAM JAYA tersebut terang-terangan sudah memakan badan jalan. Tidak jarang denyut pengerjaan dilakukan justru pada jam-jam krusial.

“Jalanan jadi sempit, proyek makan satu lajur jalan. Seharusnya malam hari saja (pengerjaan), agar tidak ganggu pengguna jalan. Proyek kelarnya lama banget, bikin macet saja,” ucapnya kesal.

Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di area Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat. Foto: Morteza Syariati Albanna.

Sementara, Lisa (25) mengaku menyayangkan pengerjaan proyek galian tersebut. Selain menjadi biang kerok kemacetan dari Bekasi ke Jakarta, juga merusak estetika.

Ia mengatakan, bahkan beberapa bulan lalu sempat ada lubang menganga dari proyek tersebut yang belum ditutup. Hal ini, kata dia, amat membahayakan pengguna jalan. Dia berharap proyek tersebut lekas dirampungkan karena berada di lokasi strategis.

“Bayangkan saja itu gimana kalau pengendara motor terperosok celaka masuk lubang, itu siapa yang mau tanggung jawab? Pipa besar warna biru itu juga banyak parkir di badan jalan, ganggu pemandangan banget,” kata perempuan yang mengaku bekerja di area Tebet, Jakarta Selatan itu.

Teropongnews sudah berupaya mengonfirmasi pihak PAM Jaya, namun hingga berita ini terpublikasi belum direspons.

Meneruskan laporan detik.com, penanggung jawab proyek SPAM PAM Jaya di Jalan Kalimalang, Robi (22), menjelaskan awal mula proyek tersebut dikerjakan di badan jalan.

Dia mengatakan proyek tersebut memakan badan jalan untuk keperluan memasang pipa berukuran besar.

“Proyek pemasangan pipa untuk air bersih, lumayan besar diameternya di 1.800 milimeter. Harusnya proyek di trotoar tapi karena ada pipa juga seperti pipa PAM PDAM dan pipa gas serta perkabelan, jadi kita makan area jalan,” ujar Robi.

Robi menyebut proyek ini dimulai pada Minggu (12/5/2024). Ia menyebut pihaknya sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak. Dia menargetkan proyek ini bisa tuntas awal Juni nanti.

Sebagai informasi, pemasangan pipa untuk menghubungkan intake air baku dengan IPA Buaran III, dilakukan di sepanjang Jalan Raya Kalimalang – Jalan Raya Jatiwaringin – Jalan Raya Pondok Gede, guna memenuhi target penyediaan air bersih pada tahun 2030.



📢 Dapatkan Berita Lugas, Kupas Tuntas dengan Analisis Tegas, dan Informasi Tanpa Batas! Ikuti Teropong News di Google News dan tekan tanda bintang ⭐ agar tidak ketinggalan berita terbaru.

📲 Untuk update langsung di WhatsApp, ikuti channel resmi kami di sini dan aktifkan notifikasi 🔔 sekarang juga!