TEROPONGNEWS.COM, BEKASI – Kabupaten Bekasi mencetak prestasi membanggakan dengan menempati peringkat keempat nasional dalam pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) tahun 2024, untuk kategori pemerintah kabupaten. Penghargaan ini diumumkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi, dalam rapat koordinasi bersama Kementerian Dalam Negeri RI secara virtual di Command Center Diskominfosantik, Rabu (4/6/2025).
Meski apresiasi patut diberikan, Dedy Supriyadi selaku Sekda menekankan bahwa pencapaian ini bukanlah titik akhir, melainkan momentum untuk terus berbenah. Ia mendorong seluruh perangkat daerah, khususnya dinas pengampu SPM, agar meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperbaiki aspek-aspek yang masih belum optimal.
“Alhamdulillah, ini capaian yang membanggakan. Tapi yang terpenting bukan hanya peringkatnya, melainkan bagaimana masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” tegas Sekda.
Ia menegaskan perlunya implementasi nyata di lapangan, bukan hanya keberhasilan administratif semata. Menurutnya, rencana aksi yang konkret harus segera dijalankan, terutama di sektor strategis seperti kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur.
“SPM harus dirasakan langsung oleh masyarakat. Pemerintah harus hadir, bekerja terbuka dan terukur,” tambahnya.
Dalam rapat tersebut, Sekda juga menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap inflasi daerah. Walau Bekasi saat ini dalam kondisi deflasi yang relatif aman, ia mengingatkan agar tetap siaga terhadap potensi kenaikan harga bahan pokok seperti cabai, beras, dan telur.
“Kami terus menggelar operasi pasar, intervensi harga, dan survei pasar mingguan. Tujuannya agar inflasi tetap terkendali dan daya beli masyarakat terjaga,” jelasnya.
Sekda Dedy menutup dengan penegasan bahwa peningkatan pelayanan publik dan pengendalian inflasi adalah bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi hak-hak dasar masyarakat secara menyeluruh, efektif, dan berkelanjutan.












