TEROPONGNEWS.COM, SORONG – Bupati Kabupaten Tambrauw, Yeskiel Yesnath, S.E., M.Si., bersama Wakil Bupati, Paulus Ajambuani, S.H., dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), menyambut hangat kedatangan Duta Besar Finlandia untuk Indonesia, H.E. Pekka Kaihilahti, beserta rombongan di Bandara Domine Eduard Osok, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Minggu, (15/06/2025).
Penyambutan yang penuh keramahan ini menandai dimulainya kunjungan kerja Duta Besar Finlandia di Tanah Papua. Kunjungan tersebut berfokus pada peninjauan langsung potensi konservasi dan keanekaragaman hayati di Kabupaten Tambrauw—daerah yang dikenal luas sebagai “Kabupaten Konservasi”.
Salah satu agenda utama Dubes Kaihilahti adalah menghadiri upacara adat Sasi Laut, praktik kearifan lokal masyarakat adat Papua yang mengatur pemanfaatan sumber daya laut secara berkelanjutan. Dalam tradisi ini, laut akan “ditutup” untuk sementara waktu dari aktivitas penangkapan, guna memberikan ruang bagi biota laut untuk berkembang biak secara alami.
Kehadiran Duta Besar dalam upacara tersebut menunjukkan apresiasi tinggi Pemerintah Finlandia terhadap konservasi berbasis budaya lokal.
Penyambutan Duta Besar Finlandia [/caption]
Selain itu, rombongan juga dijadwalkan mengunjungi wilayah pesisir utara Tambrauw untuk menyaksikan langsung peneluran Penyu Belimbing (Dermochelys coriacea), salah satu spesies langka dan terbesar di dunia. Lokasi ini merupakan salah satu titik peneluran penyu belimbing terpenting secara global.
“Kami merasa sangat terhormat dan menyambut baik kunjungan Bapak Duta Besar Pekka Kaihilahti. Ini membuktikan bahwa dunia internasional menaruh perhatian besar terhadap upaya konservasi yang kami lakukan,” ujar Bupati Yeskiel Yesnath.
“Potensi alam kami, mulai dari Penyu Belimbing hingga keanekaragaman burung, adalah warisan dunia yang kami jaga dengan kearifan lokal seperti Sasi. Kami berharap kunjungan ini membuka pintu kerja sama yang lebih erat, terutama dalam bidang lingkungan hidup dan pariwisata berkelanjutan.”

Rangkaian kunjungan juga mencakup pengamatan burung (bird watching). Tambrauw dikenal sebagai habitat lebih dari 300 spesies burung, termasuk berbagai jenis Cenderawasih dan burung endemik Papua, yang menjadikannya destinasi penting bagi peneliti dan pecinta alam dari berbagai negara.
Kunjungan kerja ini diharapkan mempererat hubungan bilateral Indonesia–Finlandia, sekaligus membuka peluang kolaborasi strategis dalam bidang pengelolaan lingkungan, pemberdayaan masyarakat adat, dan pengembangan ekonomi hijau, sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan Kabupaten Tambrauw.
Setelah disambut di Sorong, rombongan Duta Besar Finlandia melanjutkan perjalanan darat menuju Distrik Sausapor di Tambrauw, lokasi berbagai agenda lapangan akan dilaksanakan. Pemerintah Kabupaten Tambrauw berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh demi kelancaran seluruh rangkaian kunjungan, dengan harapan hasilnya akan berdampak positif bagi masyarakat dan kelestarian lingkungan dalam jangka panjang.






