TEROPONGNEWS.COM, RAJA AMPAT – Anggota Komite III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPD RI) perwakilan Provinsi Papua Barat Daya, Hartono melakukan kewajiban konstitusionalnya ke Kabupaten Raja Ampat, Senin (21/7/2025).
Kedatangan Hartono ke Kabupaten Raja Ampat bertemu dan berdiskusi dengan Bupati dan Wakil Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam dan Drs Mansyur Syahdan serta sejumlah unsur pimpinan Forkopimda setempat.
Hartono menjelaskan sesuai dengan bidang tugas Komite III DPD RI yang membidangi pendidikan, agama, kebudayaan, kesehatan, pariwisata, pemuda dan olahraga, kesejahteraan sosial dan pemberdayaan.
Dalam kegiatan reses di Kabupaten Raja Ampat, Senator Papua Barat Daya, Hartono menjelaskan sarana dan prasarana perkembangan pariwisata di Raja Ampat sepenuhnya belum terbantu secara maksimal oleh Pemerintah Pusat.
Oleh karena itu, sebagai wakil Masyarakat di Senayan, Hartono bertekad untuk mendorong subsidi penerbangan pariwisata ke Kabupaten Raja Ampat.
“Kita secara fisik dan sarana prasarana belum terbantu secara optimal oleh Pemerintah Pusat, misalnya, didaerah lain ada subsidi penerbangan misalnya, kita di Raja Ampat belum dapat dan belum ada. Ini yang bisa di dorong,” ujar Hartono.
Langkah ini diambil karena menurut Hartono, Kabupaten Raja Ampat yang terkenal karena pariwisatanya yang mendunia justru Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih dibawah rata-rata. Hal ini tidak mencerminkan Kabupaten Raja Ampat sebagai Kabupaten pariwisata kelas dunia.
“Dengan pariwisata yang sudah mendunia iconenya, PAD Raja Ampat yang masih kecil sekali, belum mencerminkan Raja Ampat punya potensi yang luar biasa,”
Meski demikian, Hartono menaruh harapan kepada Bupati dan Wakil Bupati Raja Ampat periode 2025-2030 untuk investor yang memberikan dampak positif terhadap perkembangan pariwisata di Raja Ampat.
“Dengan berbagai kemudahan pemerintah yang baru ini, untuk mengundang investor ini kan bisa jadi dampak yang positif untuk pengembangan Pariwisata kedepan,” ujar Hartono.






