BeritaDaerahParlemen

Djuneidi Kana Serap Aspirasi Warga Fatukoa: Jalan Rusak, BPJS, Sampah hingga Air Bersih

×

Djuneidi Kana Serap Aspirasi Warga Fatukoa: Jalan Rusak, BPJS, Sampah hingga Air Bersih

Sebarkan artikel ini

TEROPONGNEWS, KUPANG – Anggota DPRD Kota Kupang dari Fraksi Demokrat, Djuneidi C. Kana, SE, menyerap sejumlah aspirasi masyarakat dalam kegiatan reses tahap III tahun 2024–2025 yang digelar di RT.03/RW.01, Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, pada Minggu (3/8/2025) sore.

Reses yang berlangsung di kediaman Adi Fatu itu dihadiri oleh puluhan warga dari RT.03, RT.18, RT.19, serta sejumlah RT lain di Kelurahan Fatukoa. Dalam dialog terbuka, warga menyampaikan berbagai keluhan terkait infrastruktur jalan rusak, BPJS Kesehatan, pengelolaan sampah, hingga akses air bersih.

Warga RT.18, Karel Gale Bangngu, mengeluhkan kondisi jalan lingkungan yang masih banyak mengalami kerusakan dan belum mendapat perhatian serius dari pemerintah. Ia meminta agar perbaikan infrastruktur jalan segera menjadi prioritas pembangunan di Fatukoa.

Selain itu, Karel juga menyoroti masalah BPJS Kesehatan, khususnya bagi warga yang mengalami tunggakan iuran. Ia mempertanyakan apakah pemerintah dapat mengalihkan mereka menjadi peserta yang ditanggung negara, demi menjamin akses layanan kesehatan yang adil.

Masalah pengelolaan sampah juga disampaikan oleh Dicky Thao, warga RT.18 lainnya. Ia meminta Pemerintah Kota Kupang menambah armada pengangkut sampah serta membangun Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di setiap kelurahan. Ia menyebut, pengelolaan sampah seharusnya menjadi program prioritas mengingat masuk dalam 100 hari kerja Wali Kota Kupang.

Sementara itu, Osaris, warga RT.03, menyampaikan dua persoalan lain: pungutan dana komite di sekolah yang dinilai memberatkan orang tua siswa, serta kondisi jalan gang menuju perumahan yang memerlukan perbaikan. Ia berharap pemerintah segera menindaklanjuti masalah tersebut.

Persoalan air bersih juga mencuat dalam reses tersebut. Warga mengeluhkan belum meratanya akses air bersih di wilayah Fatukoa dan meminta pemerintah segera mencari solusi konkret.

Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Djuneidi Kana menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan seluruh aspirasi masyarakat dalam forum-forum DPRD Kota Kupang.

“Baik itu jalan, air bersih, kesehatan, maupun pendidikan, semua akan kami dorong agar menjadi perhatian pemerintah kota,” ujar Djuneidi.

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Kupang saat ini sedang berupaya mengatasi persoalan air bersih dengan menyambung jaringan pipa dari Bendungan Tilong di Kabupaten Kupang, serta mengoptimalkan sistem dari SPAM Kali Dendeng dan SPAM Air Hitam milik Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW).

Terkait pembangunan jalan, Djuneidi menyebutkan bahwa pemerintah masih menyesuaikan dengan skala prioritas karena adanya kebijakan efisiensi anggaran.

Menurut Djuneidi, kegiatan reses merupakan bentuk tanggung jawab moral dan konstitusional anggota DPRD untuk mendengar langsung suara masyarakat. Ia menegaskan bahwa reses bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk nyata akuntabilitas dan transparansi wakil rakyat terhadap konstituen.

“Warga berhak tahu apa yang kami perjuangkan di DPRD. Dan melalui reses ini, kami hadir untuk mendengar, mencatat, dan memperjuangkan aspirasi mereka,” tegas Djuneidi.

Kegiatan reses ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Fatukoa untuk menyuarakan kebutuhan mereka, sekaligus mempererat hubungan antara wakil rakyat dan warga di daerah pemilihannya.

 



📢 Dapatkan Berita Lugas, Kupas Tuntas dengan Analisis Tegas, dan Informasi Tanpa Batas! Ikuti Teropong News di Google News dan tekan tanda bintang ⭐ agar tidak ketinggalan berita terbaru.

📲 Untuk update langsung di WhatsApp, ikuti channel resmi kami di sini dan aktifkan notifikasi 🔔 sekarang juga!