Berita

YKAN Kolaborasi BLUD UPTD Raja Ampat Gelar Diseminasi Hasil Pendataan CODRS di KKP Misool Utara dan Misool Selatan

×

YKAN Kolaborasi BLUD UPTD Raja Ampat Gelar Diseminasi Hasil Pendataan CODRS di KKP Misool Utara dan Misool Selatan

Sebarkan artikel ini
Diseminasi Hasil Pendataan Codrs di Kawasan Konservasi Perairan Misool Utara dan Misool Selatan Periode 2022 - 2024, Selasa (19/8/2025) Foto Hizkia/TN.

TEROPONGNEWS.COM, SORONG – Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) kolaborasi dengan Badan Layanan Umum Daerah Unit Pengelolaan Teknis Daerah (BLUD UPTD) Raja Ampat menggelar kegiatan Diseminasi Hasil Pendataan Codrs di Kawasan Konservasi Perairan Misool Utara dan Misool Selatan Periode 2022 – 2024.

Kegiatan yang digelar di Kota Sorong, Selasa (19/8/2025) tersebut dihadiri Kepala DP2KP Provinsi PBD dan jajarannya, Loka PSPL Sorong, BKKPN Kupang Satker Raja Ampat, Konservasi Indonesia, Yayasan Misool Ekosistem Regenerasi, Yayasan Bumi Papua Lestari, YKAN dan BLUD UPTD KKP Raja Ampat.

Senior Manager Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) untuk wilayah Bird’s Head Seascape Papua Awaludinnoer Ahmad mengatakan Diseminasi Hasil Pendataan Perikanan yang lakukan kerja sama dengan BLUD UPTD KKP Raja Ampat.

Hasilnya, Lokasi yang saat ini YKAN dan BLUD UPTD Raja Ampat sudah menganalisis datanya yaitu di wilayah Misool Utara dan Misool Selatan.

Awaludinnoer Ahmad, menjelaskan data perikanan ini sangat penting untuk mendukung kepatuhan dalam sistim sonasi dalam kawasan konservasi dan juga mengukur potensi perikanan secara keseluruhan di Kawasan Konservasi Perairan di Misool Utara dan Misool Selatan.

Pria yang juga dikenal dengan nama Wawan Mangile ini mengatakan data tersebut juga dapat digunakan untuk mereview sistem sonasi di Kawasan Konservasi Perairan.

Lebih lanjut, kata Wawan Mangile CODRS (Crew Operated Data Recording System) sendiri adalah upaya YKAN dan BLUD UPTD Raja Ampat untuk melibatkan nelayan dalam pengambilan data, foto dan juga bisa menganalisis data valid yang bisa dipertanggungjawabkan.

Ditempat yang sama, Kepala BLUD UPTD KKP Raja Ampat, Syafri, S.PI mengatakan dalam Diseminasi Hasil Pendataan Perikanan tersebut pihaknya menyampaikan hasil yang telah terapkan di lapangan kepada semua pihak yang hadir sehingga permasalahan yang ditemukan di lapangan disampaikan dalam sosialisasi.

“Kita tidak bisa kerja sendiri, kita butuh dukungan semua OPD dan lembaga terkait agar semuanya bisa berjalan sempurna, kemudian masyarakat bisa menikmati apa yang kita desain sama-sama,” jelas Syarif.

Dalam kegiatan ini juga dijelaskan langkah-langkah untuk mengantisipasi jika hasil perikanan yang telah disosialisasikan melimpah maka pada gilirannya siapa yang menampung hasil itu, sehingga dibutuhkan lembaga lain untuk membantu program ini.

Kita berharap Koperasi Merah Putih, Dinas Koperasi dan UKM, Bumkam yang berada di wilayah Konservasi yang dekat di lapangan dan mitra kerja yang lainnya untuk duduk bersama guna membahas hal tersebut kemudian dicarikan solusinya.



📢 Dapatkan Berita Lugas, Kupas Tuntas dengan Analisis Tegas, dan Informasi Tanpa Batas! Ikuti Teropong News di Google News dan tekan tanda bintang ⭐ agar tidak ketinggalan berita terbaru.

📲 Untuk update langsung di WhatsApp, ikuti channel resmi kami di sini dan aktifkan notifikasi 🔔 sekarang juga!