TEROPONGNEWS.COM, DEPOK – Dalam suasana penuh khidmat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, Wali Kota Depok Supian Suri mengajak masyarakat untuk terus bersyukur atas nikmat kehidupan sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dalam menjaga kondusivitas kota.
Acara peringatan tersebut digelar di Masjid Baitul Kamal, Balai Kota Depok, Rabu (10/9/2025).
Dalam sambutannya, Supian menekankan pentingnya menjaga rasa syukur atas situasi Kota Depok yang relatif aman dan tertib di tengah berbagai dinamika nasional. Ia menyebut kondisi ini tidak lepas dari peran semua pihak, termasuk masyarakat, TNI-Polri, dan para tokoh agama.
“Alhamdulillah, berkat doa bapak-ibu semua dan dukungan TNI-Polri, Kota Depok dalam keadaan kondusif. Tidak ada gejolak seperti di beberapa daerah lain. Mudah-mudahan suasana ini terus terjaga,” ujar Supian Suri
Supian Suri juga mengajak warga untuk kembali menghidupkan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) sebagai langkah antisipasi dini menjaga keamanan wilayah. Ajakan ini disampaikan seiring dengan instruksi dari Menteri Dalam Negeri agar pemerintah daerah mengaktifkan kembali pos ronda di lingkungan masing-masing.
“Pak Mendagri sudah mengarahkan semua lurah dan camat untuk kembali menggerakkan kegiatan siskamling. Ini penting agar keamanan lingkungan bisa dijaga bersama,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi merupakan bagian dari nilai kebersamaan dan gotong royong yang sudah menjadi budaya bangsa.
Dalam momen peringatan Maulid Nabi, Supian Suri juga membagikan pesan inspiratif dari seorang ulama yang ia temui dalam pengajian. Menurutnya, makna hidup bahagia dan mulia tidak bisa diukur dari jabatan atau kekayaan, tetapi dari iman dan ketakwaan.
“Tidak semua orang punya harta atau jabatan. Tapi semua bisa hidup mulia dan bahagia kalau punya iman dan takwa. Maka, syukurilah apa yang kita punya hari ini,” ungkapnya.
Ia juga menyinggung kiprah salah satu tokoh agama di Kecamatan Bojongsari yang mendirikan pondok pesantren gratis untuk anak-anak. Tanpa bantuan besar, sang kiai mampu menciptakan ruang belajar agama yang inklusif dan bermakna.
“Ini contoh bahwa pendidikan bisa tumbuh dari ketulusan. Bukan semata-mata dari dana besar, tapi dari niat yang mulia,” tutur Supian Suri
Wali Kota berharap, ke depan akan muncul lebih banyak lembaga pendidikan berbasis keikhlasan seperti ini di berbagai wilayah Depok. Ia menilai, pembangunan sumber daya manusia yang berilmu dan berakhlak mulia harus terus menjadi prioritas.
“Mari kita doakan generasi muda Depok tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, beriman, dan bermanfaat bagi sesama,” pungkasnya
Peringatan Maulid Nabi kali ini berlangsung hangat dan penuh makna. Sejumlah pejabat, tokoh agama, dan masyarakat umum turut hadir memadati area Masjid Baitul Kamal. Rangkaian acara diisi dengan ceramah agama, salawat, dan doa bersama, mengingatkan umat Islam akan keteladanan Rasulullah SAW dalam membangun masyarakat yang damai, adil, dan penuh kasih sayang.***












