TEROPONGNEWS.COM, SORONG – Universitas Victory (Unvic) Sorong melalui Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan UMKM lokal.
Pada Program PkM Tahun Pendanaan 2025, tim Unvic berkolaborasi dengan UKM Sinagi Papua dalam kegiatan bertema “Pemberdayaan UKM Sinagi Papua melalui Pelatihan Literasi Digital dan Pemanfaatan Website untuk Meningkatkan Pemasaran Produk Lokal.”
Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (19/9/2025) oleh tim pelaksana yang diketuai oleh Frits G. J. Rupilele, ST., M.Cs, dengan anggota Fensca F. Lahallo, S.Pd., M.Si, La Ode Madina, S.Pd., M.Pd, serta didukung mahasiswa Unvic.
Program ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Adapun rangkaian kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan literasi digital, pemanfaatan website, penerapan teknologi, pendampingan dalam pengelolaan website, hingga evaluasi dan rencana keberlanjutan program.
Ketua tim pelaksana, Frits G. J. Rupilele, menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas digital pelaku UKM agar mampu bersaing di pasar modern.
“Melalui pelatihan ini, produk lokal Papua diharapkan bisa lebih dikenal, tidak hanya di wilayah Papua, tetapi juga menjangkau konsumen di luar daerah melalui platform digital,” jelasnya.
Sementara itu, Pimpinan UKM Sinagi Papua, Yuliance Y. B. Ulim, S.IP, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif ini.
“Kami sangat terbantu dengan adanya pelatihan literasi digital dan website ini. Harapan kami kemitraan ini terus berlanjut, sehingga bukan hanya UKM Sinagi Papua yang berkembang, tetapi juga kelompok binaan kami lainnya bisa ikut maju bersama,” ungkapnya.
Hasil dari program ini kini mulai terlihat. UKM Sinagi Papua telah memiliki website resmi yang memuat katalog produk lokal, sekaligus mulai aktif memanfaatkan media sosial dan marketplace yang terintegrasi untuk mempromosikan produknya.
Inisiatif ini diharapkan tidak hanya memberikan dampak jangka pendek, tetapi juga berkelanjutan dalam memperkuat daya saing UKM lokal di era digital.
Lebih jauh, program ini sekaligus mendukung kebijakan pemerintah dalam mempercepat transformasi digital di sektor UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah.












