TEROPONGNEWS.COM, SORONG — Steering Committee (SC) Konferensi Cabang Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sorong ke-XV mengecam keras tindakan sepihak yang dilakukan oleh sejumlah oknum pengurus BADKO HMI Papua Barat – Papua Barat Daya yang menggelar forum Konfercab secara ilegal pada Kamis (30/10/2025) sekitar pukul 05.00 WIT di sebuah kamar kos pribadi.
Dalam siaran pers yang diterima redaksi, SC menilai forum yang digelar dini hari tersebut tidak sah secara organisasi karena tidak memenuhi syarat quorum, tidak melibatkan Steering Committee, dan tidak dilakukan di tempat serta waktu yang telah ditetapkan sebelumnya.
“Tindakan tersebut bukan hanya melanggar mekanisme organisasi dan tidak memenuhi syarat quorum, tetapi juga mencederai nilai-nilai moral dan etika perjuangan HMI,” tulis Steering Committee dalam pernyataan resminya.
Kronologi
SC menjelaskan bahwa pada Rabu malam (29/10/2025) pukul 20.30 WIT, pihaknya tengah melaksanakan rapat resmi di Sekretariat BADKO HMI Papua Barat – Papua Barat Daya untuk membahas kelanjutan agenda Konfercab ke-XV.
Namun, di tengah proses sah tersebut, sejumlah oknum pengurus BADKO justru menggelar forum tandingan pada pukul 05.00 dini hari tanpa koordinasi dan tanpa kehadiran SC.
“Peristiwa ini menunjukkan adanya kecenderungan manipulatif dan kepentingan kelompok tertentu yang mendahulukan ambisi pribadi di atas kepentingan organisasi,” tegas SC.
Dalam pernyataannya, SC menilai peristiwa ini sebagai bentuk degradasi moral kader. Forum organisasi yang dilakukan diam-diam di kamar kos pada waktu subuh, dinilai sebagai tindakan tidak bermartabat dan mencederai prinsip kejujuran serta keterbukaan yang dijunjung tinggi oleh HMI.
“HMI didirikan bukan untuk melahirkan pemimpin licik, tetapi pemikir yang jujur dan berani mempertahankan kebenaran,” tulis SC.
Koordinator Steering Committee, Amir Rumakat, menegaskan bahwa Konfercab HMI Cabang Sorong ke-XV telah selesai secara sah dan konstitusional pada Kamis (30/10/2025) pukul 16.40 WIT di Sekretariat BADKO HMI Papua Barat – Papua Barat Daya.
Forum resmi tersebut menetapkan Zahra Rabrusun sebagai Ketua Umum HMI Cabang Sorong terpilih.
“Segala bentuk kegiatan atau klaim hasil forum yang dilakukan tanpa kehadiran SC tidak memiliki dasar organisatoris maupun moral,” tegas Amir Rumakat.
Melalui pernyataan tersebut, Steering Committee menyerukan kepada seluruh kader dan alumni HMI di Sorong dan Papua Barat Daya untuk:
1. Tidak menormalisasi tindakan destruktif yang merusak marwah organisasi.
2. Menolak hasil forum ilegal yang dilakukan tanpa SC.
3. Menegakkan kembali disiplin organisasi dan nilai dasar HMI.
4. Mengembalikan semangat Konfercab sebagai ruang pembelajaran, bukan perebutan kekuasaan.
Steering Committee menegaskan komitmennya untuk menjaga marwah organisasi dan memastikan HMI Cabang Sorong tetap menjadi simbol kejujuran, kedewasaan, dan integritas moral di tengah dinamika organisasi.
“Kader sejati tidak bersembunyi di kamar kos untuk mencuri legitimasi, tetapi berdiri di ruang terang, mempertanggungjawabkan gagasan dan perbuatannya di hadapan kader dan sejarah,” tutup pernyataan tersebut.






