TEROPONGNEWS.COM, RAJA AMPAT – Pemerintah Daerah Kabupaten Raja Ampat melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transportasi gelar sosialisasi pengantar kerja bagi pencari kerja orang asli papua, di Aula Penginapan Mercy, Selasa (21/10/2025).
Pembukaan pelatihan diikuti Kepala Disnakertrans Kabupaten Raja Ampat Lowisa Herlina Burdam, Sekretaris Disnakertrans Joseph M Latuihamallo, dan sejumlah kepala bidang serta kepala seksi
Kegiatan Bimtek ini dibuka secara resmi oleh Bupati Raja Ampat yang diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Raja Ampat Wahab Sangaji. Bimtek tersebut diikuti sekitar 30 (tiga puluh) peserta Orang Asli Papua, dilaksanakan selama 2 (dua) hari yang dimulai dari tanggal 21-22 Oktober 2025.

Mewakili Bupati Raja Ampat, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Wahab Sangaji dalam sambutannya menilai kegiatan pelatihan sangat membantu bagi para pencari kerja untuk lebih mempersiapkan diri dalam menghadapi dunia kerja di Kabupaten Raja Ampat.
Wahab Sangaji berharap sekitar 30 peserta orang asli Papua yang mengikuti kegiatan ini memiliki komitmen yang kuat dalam mengembangkan kapasitas dan kompetensinya dalam menghadapi persaingan kerja yang semakin keras.
“Kami harap masa depan para pencari kerja lebih cerah. Kegiatan ini adalah langkah positif untuk mengembangkan diri para Pencaker ke arah yang lebih baik,” kata Wahab Sangaji.
Pada kesempatan itu, Wahab menilai setiap individu pada dasarnya mempunyai potensi luar biasa. Apalagi dengan pendidikan dan bimbingan yang tepat maka potensi tersebut bisa kembangkan untuk kemajuan Kabupaten Raja Ampat.
Lebih lanjut kata Wahab pada era digitalisasi dan teknologi informasi saat ini persaingan di pasar kerja sangat kompleks. Untuk itu pembekalan terkait kesiapan bagi para pencari kerja penting untuk diberikan, mulai dari etika profesionalisme hingga komunikasi efektif.
“Saya harapkan para peserta dapat memahami dunia kerja dengan komprehensif sebelum memasuki dunia kerja formal,” ujarnya.
Sekretaris Disnakertrans Joseph M Latuihamallo menjelaskan kegiatan tersebut menghadirkan dua pemateri dari Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Sorong (BPVP) Kelas I Sorong, Engelbertha Maria Serulam dan Metyy Atty Rumawak.
Beberapa materi yang disajikan kepada peserta diantaranya, SPRK (Seputar Pasar Kerja Papua Barat Daya) Tahun 2024, Layanan Antar Kerja Kabupaten Raja Ampat, Indikator pasar tenaga kerja Indonesia per Februari Tahun 2025 dan Struktur Ketenagakerjaan Februari Tahun 2025.






