BodetabekKeamananLingkungan

Bupati Bogor Jangan Tidur, Tambang Emas Ilegal di Cigudeg Kian Mengkhawatirkan

×

Bupati Bogor Jangan Tidur, Tambang Emas Ilegal di Cigudeg Kian Mengkhawatirkan

Sebarkan artikel ini

TEROPONGNEWS.COM, BOGOR –Maraknya aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kabupaten Bogor kian memprihatinkan. Praktik tambang ilegal yang diduga berlangsung bebas di Kecamatan Cigudeg dinilai telah berada pada tahap darurat dan membutuhkan tindakan tegas dari pemerintah daerah. Sejumlah pihak pun menyuarakan peringatan keras: Bupati Bogor jangan tidur melihat kerusakan alam yang terjadi di depan mata.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aktivitas PETI terpantau aktif di beberapa desa, di antaranya Desa Banyuwangi, Desa Cirangsat, dan Desa Banyuresmi. Tambang emas ilegal tersebut diduga melibatkan pekerja dari luar daerah, mayoritas berasal dari wilayah Banten.

Kegiatan penambangan itu disinyalir telah berlangsung cukup lama dan menimbulkan kerusakan serius pada kawasan hutan serta lahan penghijauan. Dampaknya tidak hanya pada degradasi lingkungan, tetapi juga mengancam keselamatan manusia. Pada 22 Desember 2025, dilaporkan terjadi peristiwa longsor di salah satu titik tambang yang menewaskan seorang pekerja pemahat yang disebut bekerja atas perintah pengelola tambang ilegal.

Peristiwa tersebut memicu keresahan dan kemarahan warga setempat. Masyarakat putra daerah menilai aktivitas penambangan ilegal tersebut hanya menguntungkan segelintir pihak, sementara risiko dan kerugian lingkungan harus ditanggung warga sekitar.

“Mereka datang hanya untuk mengambil emas demi kepentingan pribadi. Lingkungan rusak, nyawa melayang, tapi kami yang harus menanggung dampaknya,” ujar Asep warga terdampak di Kecamatan Cigudeg.

Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas tambang emas ilegal masih berlangsung secara terbuka. Peralatan tambang terlihat beroperasi bebas untuk mengambil bijih emas. Ironisnya, meski kerap dilakukan operasi gabungan dan razia, aktivitas PETI tersebut tak pernah benar-benar berhenti.

“Sudah bertahun-tahun beroperasi. Setelah ada razia, berhenti sebentar, lalu jalan lagi. Ini membuat kami bertanya-tanya, sebenarnya ada apa?” tambah Asep

Selain merusak lingkungan, aktivitas PETI juga dinilai memperparah potensi bencana alam. Penggundulan hutan dan penggerusan tanah akibat penambangan liar disebut menjadi faktor utama meningkatnya risiko longsor di kawasan Cigudeg.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Bogor maupun aparat penegak hukum terkait langkah konkret dan berkelanjutan untuk menghentikan praktik PETI tersebut. Kondisi ini memunculkan desakan dari masyarakat dan aktivis lingkungan agar pemerintah daerah segera turun tangan secara serius.

“Kalau terus dibiarkan, kerusakan ekosistem akan semakin parah dan sulit dipulihkan. Ini bukan sekadar pelanggaran hukum, tapi menyangkut masa depan lingkungan dan keselamatan masyarakat,” tegas Asep

Sampai berita ini diturunkan, pihak Kepolisian maupun Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Bogor belum memberikan tanggapan terkait maraknya aktivitas tambang emas ilegal di wilayah Kecamatan Cigudeg. Warga berharap pemerintah daerah segera bertindak tegas sebelum kerusakan alam dan korban jiwa kembali bertambah.***



📢 Dapatkan Berita Lugas, Kupas Tuntas dengan Analisis Tegas, dan Informasi Tanpa Batas! Ikuti Teropong News di Google News dan tekan tanda bintang ⭐ agar tidak ketinggalan berita terbaru.

📲 Untuk update langsung di WhatsApp, ikuti channel resmi kami di sini dan aktifkan notifikasi 🔔 sekarang juga!