TEROPONGNEWS.COM, RAJA AMPAT – Sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kelestarian lingkungan dan ekosistem laut. Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) UPTD Pengelolaan KKP Kepulauan Raja Ampat kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kebersihan laut disekitar perairan Saonek Monde dan Pulau Meoskun.
Kegiatan ini dilaksanakan selama dua (2) hari yang dimulai pada hari Jumat 9 Januari – Sabtu 10 Januari 2026. Kegiatan ini BLUD KKP Raja Ampat melibatkan Mahasiswa KKN UGM Yogyakarta, Perwakilan Anggota DPRK Raja Ampat hingga Pemerintah Daerah setempat yang diwakili Distrik Kota Waisai.
Aksi ini dilakukan sebagai langkah nyata Pemerintah Daerah Provinsi Papua Barat Daya melalui BLUD UPTD KKP Raja Ampat dalam merespons kondisi penumpukan sampah laut pasca Natal dan Tahun Baru 2026 yang mengganggu kebersihan dan keindahan pariwisata di daerah ini.
Diketahui, Sampah yang ditangani didominasi sampah campuran seperti plastik, kayu, dan ranting yang terbawa arus laut dan kiriman dari Kota Sorong terutama pasca Natal 25 Desember dan Tahun Baru 1 Januari 2026.

Pembersihan dilakukan secara intensif dengan melibatkan armada pengangkut sampah laut dan karung guna memastikan sampah yang terkumpul dapat diangkut dan ditangani.
Kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BLUD UPTD KKP Raja Ampat dalam menjaga kebersihan laut sebagai salah satu aset lingkungan dan pariwisata berkelanjutan di Raja Ampat, Papua Barat Daya.
Dengan aksi ini, masyarakat Raja Ampat dan pengunjung dihimbau untuk turut berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Kolaborasi antara Pemerintah dan masyarakat diharapkan mampu mewujudkan laut yang bersih dan terbebas dari sampah.
Dalam kegiatan dua hari itu, Hasilnya, ratusan kilo gram sampah berhasil dikumpulkan dan diangkut untuk kemudian dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).











