TEROPONGNEWS.COM, SORONG – Kondisi minim penerangan di kawasan Taman Deo dan Sorong City, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya di sorotan masyarakat.
Pasalnya, kedua ruang publik tersebut kerap dijadikan tempat nongkrong pada malam hari, namun suasana yang gelap karena lampu penerangan rusak.
Pantauan TeropongNews.com, Rabu (25/2/2026) malam, warga menyebutkan, semakin larut malam kondisi taman semakin gelap.
Minimnya fasilitas penerangan membuat aktivitas di sekitar lokasi tidak terlihat jelas oleh masyarakat yang melintas.
Sejumlah warga mengaku khawatir karena situasi tersebut dimanfaatkan sebagian oknum untuk melakukan perbuatan tidak senonoh.
“Kalau sudah malam, di beberapa sudut itu gelap sekali. Ada yang pacaran berlebihan, ada juga yang melakukan hal-hal yang kurang pantas karena merasa tidak terlihat,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Menurutnya, kondisi ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga mencoreng fungsi taman sebagai ruang terbuka hijau yang seharusnya ramah bagi keluarga.

Hal senada disampaikan warga lainnya yang meminta pemerintah segera memperbaiki lampu penerangan.
“Ini kan tempat umum. Harusnya terang supaya aman. Kalau gelap begini, rawan disalahgunakan,” katanya.
Namun di sisi lain, ada juga warga yang berpendapat bahwa taman tetap menjadi ruang berkumpul anak muda dan masyarakat untuk bersantai setelah beraktivitas seharian.
“Nongkrong itu hal biasa. Tinggal bagaimana masing-masing menjaga sikap. Jangan semua disalahkan karena gelap,” ujar Dyah, seorang pengunjung yang ditemui di lokasi.
Meski demikian, mayoritas warga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah kota untuk memperbaiki fasilitas penerangan yang rusak.
Selain menjaga ketertiban, penerangan yang memadai dinilai penting untuk meningkatkan rasa aman serta mengembalikan fungsi taman sebagai ruang publik yang sehat dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.






