TEROPONGNEWS.COM, RAJA AMPAT – Bupati dan Wakil Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam, S.IP,. M.M, M.Ec.Dev dan Drs Mansyur Syahdan, M.Si melakukan audiensi dengan LMA Maya, LMA Ambel, Pemilik hak ulayat TPA Babur dan sejumlah perwakilan Masyarakat Adat, Sabtu (21/2/2026).
Audiensi yang berlangsung di Lantai II Kantor Bupati Raja Ampat tersebut dihadiri Dandim 1805/R4, Perwakilan Polres Raja Ampat, Perwakilan DPRK Raja Ampat jalur Otsus, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kasatpol PP, Kepala Distrik Kota Waisai, Kepala Distrik Teluk Mayalibit, Ketua LMA Suku Maya, Ketua LMA Suku Ambel, Pemilik hak ulayat dan perwakilan masyarakat adat setempat.
Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam mengatakan audiens tersebut sebagai komitmen Pemerintah Daerah bersama LMA dan Masyarakat Adat menjaga lingkungan tetap bersih dan terbebas dari sampah.
“Kami berterima kasih kepada LMA dan Masyarakat Adat yang mendukung program pemerintah terkait wilayah TPA Babur. LMA dan Masyarakat adat inginkan TPA Babur dikelola dengan baik sehingga lingkungan sekitar bersih,” ujar Bupati Raja Ampat.
Bupati menjelaskan pemalangan yang dilakukan LMA dan Masyarakat Adat beberapa waktu lalu sebagai bentuk komitmen mendukung program pemerintah menjaga lingkungan bersih dan bebas dari sampah.
Pemalangan TPA Babur yang dilakukan LMA dan Masyarakat Adat dengan tujuan meminta perhatian serius dari Pemerintah Daerah terkait tata kelola dan penanganan sampah di Waisai Raja Ampat.
Sebagai bukti nyata dukungan terhadap pengelolaan sampah, LMA dan Masyarakat Adat menyediakan lokasi TPA baru yang jaraknya tidak jauh dari TPA Babur saat ini sehingga jauh dari jalan utama Waisai – Warsambin.
“Dari LMA dan Masyarakat Adat mereka mendukung program pemerintah, oleh karena itu, sebagai Bupati, saya berterima kasih kepada adat yang sudah mau mendukung pemerintah dengan menyediakan lokasi baru yang tidak jauh dari TPA Babur saat ini yang dinilai terlalu dekat dengan badan jalan utama Waisai – Warsambin,” ucapnya.
Meski demikian, Bupati Raja Ampat menegaskan bahwa saat ini Pemerintah Daerah fokus melakukan perbaikan tata kelola sampah di TPA Babur.
Bupati Orideko Burdam ajak masyarakat untuk mendukung pemerintah daerah dalam pengelolaan sampah sebab Lembaga Masyarakat Adat (LMA) dan masyarakat adat membuktikan diri dengan memberikan dukungan penuh terhadap pengelolaan sampah di Ibu Kota Waisai Raja Ampat.
“Saya ajak masyarakat Raja Ampat untuk bersama-sama mendukung program pemerintah dalam hal penanganan sampah, sebab dari adat sudah buktikan bahwa mereka mendukung pengelolaan sampah, jika Waisai bebas dari sampah akan menambah kunjungan wisatawan ke Raja Ampat,” ujarnya.






