Berita

SPDP Penembakan Pilot dan Co-pilot Pesawat Smart Air Masuk Kejari Merauke

×

SPDP Penembakan Pilot dan Co-pilot Pesawat Smart Air Masuk Kejari Merauke

Sebarkan artikel ini

TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) terkait penembakan pilot dan co-pilot pesawat Smart Air di Boven Digoel sudah masuk ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Merauke.

Kasubsi Pra Penuntutan Pada Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Merauke, Olyvia Rara ‘Sampebulu’,S.H mengutarakan, meski sudah SPDP yang sudah masuk namun belum ada penetapan tersangka.

“Jadi masih dalam Lidik. Kenapa belum ditetapkan tersangka karena mereka ini kelompok, tapi saksi-saksi yang menyaksikan kejadian waktu itu sementara diperiksa,” kata Olyvia Rara di Kejaksaan Negeri Merauke, Rabu, (25/2/2026).

Dia menyebut sekitar dua orang yang masuk dalam target operasi (TO) dalam kasus ini namun masih perlu didalami lagi. Dan pihaknya sudah mengantongi alat bukti berupa keterangan saksi dan bukti elektronik berupa video.

“Nanti akan ada senjata, tapi kita belum tahu apakah senjatanya mereka menghilangkan atau tidak. Kalaupun nanti dihilangkan nanti kami memasukan dalam daftar pencarian barang bukti (DPBB),” ujarnya.

Namun, pihaknya bergerak berdasarkan fakta untuk dapat menentukan penerapan pasal, maupun proses pembuktian. “Karena info yang kita dapat masih simpang siur, karena orang sangkut pautkan ada makar atau apa, itu kita belum bisa pastikan karena ini masih tahap sangat awal. Nanti ada berkas perkara kami teliti, setelah kami teliti kalau memang ada indikasi pasal makar bisa diterapkan, nanti kami akan menerapkan pasal tersebut,” tandasnya.

Untuk diketahui, Pesawat Smart Air dengan nomor registrasi PK-SNR milik PT. Smart Air Aviation ditembak di Kampung Danowage, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan pada Rabu (11/2/2026).

Pesawat tersebut terbang dari Tanah Merah tujuan Lapangan Terbang Korowai Batu Kampung Danowage dengan membawa 13 penumpang.

Namun, saat tiba di Lapangan Terbang Korowai Batu, pesawat ditembaki. Pilot bersama co-pilot dan para penumpang menyelamatkan diri ke hutan.

Meski sempat melarikan diri ke dalam hutan, pilot dan co-pilot ditemukan oleh para penembak, dan dieksekusi hingga keduanya meninggal dunia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dan catatan manifest yang beredar luas, pesawat tersebut diterbangkan oleh Kapten Egon dan co-pilot Baskoro.



📢 Dapatkan Berita Lugas, Kupas Tuntas dengan Analisis Tegas, dan Informasi Tanpa Batas! Ikuti Teropong News di Google News dan tekan tanda bintang ⭐ agar tidak ketinggalan berita terbaru.

📲 Untuk update langsung di WhatsApp, ikuti channel resmi kami di sini dan aktifkan notifikasi 🔔 sekarang juga!