TEROPONGNEWS.COM, SORONG – Menjelang pelaksanaan pertandingan Domino atau Orado yang dijadwalkan berlangsung pada 10 Maret 2026, para pecinta domino di wilayah Kademak, Kota Sorong, mulai mematangkan berbagai persiapan.
Ketua ORADO Kota Sorong, Yan Cristian Imbiri, mengatakan antusiasme masyarakat untuk mengikuti pertandingan tersebut cukup tinggi.

Salah satu kelompok peserta yang berada di belakang Johan Bambu Kuning bahkan telah menyiapkan 15 pasang pemain yang akan diturunkan dalam pertandingan tersebut.
Menurutnya, persiapan ini merupakan bentuk keseriusan para pemain untuk mengikuti lomba sekaligus meramaikan kegiatan Orado di Provinsi Papua Barat Daya.
Sebagai bagian dari persiapan, para peserta juga mengikuti kegiatan sosialisasi aturan permainan Orado yang disampaikan langsung oleh perwakilan Pengurus Provinsi (Pengprov) Bidang Wasit.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta diberikan penjelasan mengenai berbagai aturan yang akan digunakan dalam pertandingan Kaplik atau Orado, mulai dari mekanisme permainan, tata cara pertandingan, hingga berbagai ketentuan teknis lainnya yang perlu dipahami oleh setiap peserta.
Sosialisasi ini bertujuan agar seluruh pemain memiliki pemahaman yang sama terkait aturan yang akan diterapkan saat pertandingan berlangsung.

Dengan demikian, diharapkan pertandingan dapat berjalan dengan tertib, adil, dan menjunjung tinggi sportivitas.
Para peserta yang hadir menyambut baik kegiatan sosialisasi tersebut.
Mereka mengaku sangat terbantu dengan adanya penjelasan langsung dari pihak Pengprov Orado sehingga dapat memahami secara lebih jelas aturan serta tata cara permainan yang akan diterapkan.
Perwakilan peserta di wilayah Belakang Yohan Bambu Kuning juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pengprov Orado Papua Barat Daya yang telah meluangkan waktu untuk datang memberikan sosialisasi serta pemahaman kepada para pemain.

Menurut mereka, kegiatan seperti ini sangat penting karena permainan Orado bukan sekadar permainan biasa, tetapi juga membutuhkan ketelitian, strategi, konsentrasi, serta kemampuan membaca langkah lawan.
“Permainan ini bukan hanya soal keberuntungan, tetapi juga soal strategi, adu saraf, dan adu otak untuk memenangkan pertandingan,” ujar salah satu peserta Sabtu (07/03/2026)
Para peserta juga berharap pada pertemuan berikutnya menjelang pelaksanaan pertandingan pada 10 Maret mendatang, pihak penyelenggara dapat kembali memberikan penjelasan yang lebih rinci mengenai aturan permainan agar tidak terjadi perbedaan pemahaman saat pertandingan berlangsung.

Dengan persiapan yang terus dilakukan, para peserta optimistis pertandingan Orado nantinya dapat berjalan dengan baik sekaligus memberikan hiburan bagi masyarakat.
Di akhir kegiatan, para peserta juga menyampaikan salam sukses untuk pelaksanaan pertandingan Orado yang akan datang.
Mereka berharap kegiatan tersebut dapat berlangsung lancar serta semakin memperkuat eksistensi permainan Orado sebagai salah satu permainan yang diminati masyarakat di Provinsi Papua Barat Daya, khususnya di Kota Sorong.
Selain sebagai ajang kompetisi, pertandingan ini juga diharapkan dapat menjadi wadah untuk mempererat kebersamaan dan silaturahmi antar pemain serta komunitas pecinta Orado di daerah tersebut.






