TEROPONGNEWS.COM, SORONG – Organisasi Olahraga Domino (Orado) Provinsi Papua Barat Daya menyelenggarakan Domino Tournament Berpasangan dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Turnamen tersebut digelar di Cafe Agung KM 10, Kota Sorong, pada 14–15 Maret 2026.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Senator DPD RI, Mamberob Y. Rumakiek, S.Si., M.Kesos, yang memberikan sambutan sekaligus apresiasi kepada pengurus Orado Papua Barat Daya atas inisiatif menyelenggarakan turnamen tersebut.
Dalam sambutannya, Rumakiek menyampaikan bahwa olahraga domino sebenarnya telah lama menjadi permainan yang akrab di tengah masyarakat.
Namun selama ini sebagian besar dimainkan secara tradisional tanpa menggunakan aturan resmi.
Ia menilai turnamen yang digelar Orado menjadi langkah penting untuk memperkenalkan domino sebagai cabang olahraga yang dimainkan secara profesional dengan aturan yang jelas.
“Selama ini domino sudah lama ada di tengah masyarakat, tetapi masih dimainkan secara tradisional. Melalui kegiatan seperti ini kita mulai memperkenalkan domino dengan aturan yang baku sehingga bisa berkembang menjadi olahraga profesional yang dipertandingkan hingga tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya kepada TeropongNews.com, Sabtu (14/3/2026).
Menurutnya, melalui turnamen ini para pemain yang memiliki bakat dan minat dalam olahraga domino dapat mulai belajar bermain secara profesional serta memahami aturan pertandingan yang berlaku.
Rumakiek juga mendorong pengurus Orado Papua Barat Daya untuk terus melakukan konsolidasi organisasi serta membina atlet domino di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Papua Barat Daya.
Ia berharap olahraga domino dapat semakin dimasyarakatkan dan mampu melahirkan pemain-pemain terbaik yang dapat membawa nama Papua Barat Daya ke ajang nasional bahkan internasional.
“Sebagai cabang olahraga masyarakat, kita berharap pengurus dapat memasyarakatkan domino dengan aturan yang benar serta membina atlet-atlet terbaik agar mampu berprestasi dan mengharumkan nama Papua Barat Daya di kancah nasional,” tambahnya.
Turnamen domino berpasangan ini diikuti oleh 128 pasangan peserta dan dilaksanakan selama dua hari, mulai 14 hingga 15 Maret 2026.
Panitia menyediakan sejumlah hadiah bagi para pemenang, dengan juara pertama mendapatkan hadiah sebesar Rp5.000.000, juara kedua Rp3.000.000, sementara para semifinalis masing-masing memperoleh Rp1.000.000.
Selain itu, peserta yang menempati peringkat 5 hingga 8 juga akan mendapatkan hadiah menarik dari panitia.
Melalui turnamen ini diharapkan olahraga domino dapat semakin berkembang serta menjadi wadah pembinaan atlet di Papua Barat Daya.






