BeritaMegapolitan

Pramono Anung Copot Baliho Film ‘Aku Harus Mati’ di Jakarta, Dinilai Ganggu Psikologis Anak

×

Pramono Anung Copot Baliho Film ‘Aku Harus Mati’ di Jakarta, Dinilai Ganggu Psikologis Anak

Sebarkan artikel ini

TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menertibkan baliho promosi film horor berjudul ‘Aku Harus Mati’ setelah menuai keluhan dari masyarakat.

Baliho tersebut dinilai mengganggu secara psikologis, terutama bagi anak-anak dan remaja yang melintas di ruang publik.

Pramono menjelaskan, penertiban dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari warga dan segera berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan KPI DKI Jakarta, Satpol PP, termasuk biro iklan. Baliho tersebut sudah kami turunkan,” kata Pramono di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026).

Ia menegaskan, Pemprov DKI Jakarta tidak akan mentoleransi pemasangan iklan yang bersifat sensitif dan berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat.

“Ini hanya untuk menarik publik kemudian memasang iklan yang sensitif dan berdampak bagi masyarakat. Maka ini tidak boleh terulang kembali,” ujar politisi PDIP tersebut.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta telah menertibkan materi promosi film horor berjudul Aku Harus Mati, Jual Jiwa Demi Harta yang terpasang di tiga titik ruang publik ibu kota, menyusul protes dari warga.

Protes tersebut salah satunya disampaikan oleh dokter spesialis anak sekaligus Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Piprim Basarah Yanuarso, melalui unggahan di akun media sosial X miliknya. Ia menilai materi iklan tersebut meresahkan, khususnya bagi anak-anak dan remaja.



📢 Dapatkan Berita Lugas, Kupas Tuntas dengan Analisis Tegas, dan Informasi Tanpa Batas! Ikuti Teropong News di Google News dan tekan tanda bintang ⭐ agar tidak ketinggalan berita terbaru.

📲 Untuk update langsung di WhatsApp, ikuti channel resmi kami di sini dan aktifkan notifikasi 🔔 sekarang juga!