BisnisEkonomi

Transformasi Desa Tana Duen: Inisiatif Pertamina Ubah Sampah Jadi Nilai Ekonomi

×

Transformasi Desa Tana Duen: Inisiatif Pertamina Ubah Sampah Jadi Nilai Ekonomi

Sebarkan artikel ini

TEROPONGNEWS.COM, MAUMERE — Upaya mendorong ekonomi sirkular berbasis desa mulai menunjukkan hasil di Desa Tana Duen, Kabupaten Sikka. Melalui Program SAPA TANA (Sampah Jadi Pangan dan Tanaman) yang diinisiasi Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Maumere, sampah rumah tangga kini tidak lagi menjadi beban lingkungan, melainkan sumber nilai ekonomi baru bagi masyarakat, khususnya perempuan.

Program yang berjalan sejak 2025 ini berangkat dari pemetaan sosial dan diskusi partisipatif dengan warga. 

Hasilnya mengungkap sejumlah potensi yang sebelumnya belum optimal dimanfaatkan, mulai dari lahan pertanian yang subur hingga peluang pengelolaan sampah terpadu. 

Di sisi lain, pemberdayaan perempuan dinilai menjadi kunci untuk menggerakkan ekonomi keluarga secara berkelanjutan.

Melalui SAPA TANA, sampah organik rumah tangga diolah menjadi pupuk kompos yang kemudian dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian desa. Skema ini tidak hanya menekan limbah, tetapi juga menciptakan efisiensi biaya produksi bagi petani serta membuka peluang tambahan pendapatan.

Elisabeth Wisang, salah satu peserta program, merasakan langsung dampak ekonomi tersebut. Ia menyebut keterlibatannya dalam pengolahan sampah telah mengubah perannya dalam keluarga. 

“Sekarang kami sudah bisa ikut berkontribusi dalam perekonomian keluarga, meski dimulai dari hal kecil,” ujarnya.

Selain aspek ekonomi, program ini juga membangun kapasitas sosial masyarakat. Kelompok perempuan yang terlibat mendapatkan pendampingan berkelanjutan, baik dalam pengolahan limbah, pertanian organik, maupun penguatan kelembagaan kelompok. 

Kolaborasi dilakukan bersama Dinas Pertanian Kabupaten Sikka, Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Kangae, dan Pemerintah Desa Tana Duen.

Bagi peserta lainnya, Maria Leni, manfaat program tidak hanya dirasakan dari sisi pendapatan. 

“Kami juga jadi lebih kompak, saling mendukung, dan aktif dalam kegiatan kelompok,” katanya.

Area Manager Commrel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa SAPA TANA merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam mendorong pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal. Menurutnya, pendekatan lingkungan yang terintegrasi dengan pemberdayaan masyarakat dapat menciptakan dampak jangka panjang.

“Program ini dirancang tidak hanya untuk mengatasi persoalan sampah, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi perempuan desa. Ketika akses dan kapasitas ditingkatkan, mereka mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal,” jelasnya.

Seiring momentum peringatan Hari Kartini, inisiatif di Desa Tana Duen mencerminkan peran strategis perempuan dalam pembangunan ekonomi desa. Dari aktivitas domestik yang sederhana, kini lahir kontribusi nyata dalam menciptakan nilai tambah, memperkuat ketahanan keluarga, dan mendukung keberlanjutan lingkungan.

Transformasi ini menunjukkan bahwa pengelolaan sumber daya lokal secara inovatif, bahkan dari sesuatu yang kerap dianggap tidak bernilai seperti sampah, dapat menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.***



📢 Dapatkan Berita Lugas, Kupas Tuntas dengan Analisis Tegas, dan Informasi Tanpa Batas! Ikuti Teropong News di Google News dan tekan tanda bintang ⭐ agar tidak ketinggalan berita terbaru.

📲 Untuk update langsung di WhatsApp, ikuti channel resmi kami di sini dan aktifkan notifikasi 🔔 sekarang juga!