TEROPONGNEWS.COM, MAROS — Semangat membangun kemandirian ekonomi umat melalui wakaf produktif menguat dalam gelaran Wakaf Booster 2026 yang resmi dibuka pada Sabtu (25/4/2026). Kegiatan ini merupakan inisiasi Lembaga Wakaf Butta Salewangan Maros di bawah kepemimpinan K.H. Muh. Said HK, S.H.I, dan berlangsung selama dua hari hingga Ahad (26/4/2026), menghadirkan seminar hingga tabligh akbar yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Hari pertama dipusatkan di Ruang Pola Lantai 3 Kantor Bupati Maros, dengan kehadiran unsur pemerintah daerah, tokoh agama, akademisi, hingga masyarakat umum. Suasana berlangsung khidmat sekaligus penuh antusias, mencerminkan tingginya kesadaran publik terhadap wakaf sebagai instrumen strategis dalam pembangunan ekonomi umat.
Pimpinan Yayasan Lembaga Wakaf Butta Salewangan Maros, K.H. Muh. Said HK, S.H.I, menegaskan bahwa Wakaf Booster 2026 menjadi langkah awal untuk menggerakkan potensi wakaf agar lebih produktif dan berdampak luas.
“Wakaf harus dikelola secara visioner dan profesional agar tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga mampu mengangkat kesejahteraan umat secara nyata,” ujarnya.
Ketua Panitia, Muh. Imran Jumrah, S.Pd, turut menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan gerakan kolektif untuk membumikan wakaf produktif di tengah masyarakat.
“Kami ingin wakaf tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi benar-benar diwujudkan dalam aksi nyata yang memberikan dampak luas,” katanya.
Sementara itu, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Maros, DR. H. Nasaruddin Rasyid, M.Pd, menyampaikan komitmen organisasinya dalam memperkuat gerakan wakaf melalui pendekatan dakwah kolaboratif. Ia menekankan pentingnya sinergi lintas lembaga, termasuk bersama Badan Koordinasi Muballigh Kabupaten Maros di bawah naungan Majelis Ulama Indonesia.
Menurutnya, penguatan jaringan dakwah menjadi kunci utama dalam memperluas literasi wakaf. DMI bahkan menargetkan pembentukan sekitar 50 dai wakaf yang akan menjadi garda terdepan dalam edukasi dan implementasi wakaf berkelanjutan.
“Wakaf harus hadir sebagai solusi nyata yang manfaatnya bisa dirasakan secara terus-menerus oleh umat,” tegasnya.
Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Kabupaten Maros. Wakil Bupati Maros yang diwakili Asisten I Amiruddin, S.Sos., M.Si, mengapresiasi inisiasi Lembaga Wakaf Butta Salewangan Maros sebagai langkah strategis dalam mendorong pengelolaan wakaf yang lebih modern, transparan, dan berdampak luas.
Memasuki hari kedua, kegiatan akan berlanjut di Grand Mall Waterboom dengan agenda tabligh akbar yang terbuka untuk umum. Momentum ini diharapkan menjadi puncak syiar dalam meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus mendorong partisipasi aktif dalam gerakan wakaf produktif.
Secara keseluruhan, Wakaf Booster 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga melahirkan gagasan dan komitmen nyata dalam menjadikan wakaf sebagai pilar penting pembangunan ekonomi umat yang berkelanjutan.












