Berita

102 Siswa SMK Kesehatan Nusantara Kota Sorong Lulus, Diwarnai Pengambilan Sumpah Tenaga Kesehatan Oleh Kadis Kesehatan Kota Sorong

×

102 Siswa SMK Kesehatan Nusantara Kota Sorong Lulus, Diwarnai Pengambilan Sumpah Tenaga Kesehatan Oleh Kadis Kesehatan Kota Sorong

Sebarkan artikel ini

TEROPONGNEWS.COM, SORONG – Sebanyak 102 siswa kelas XII Angkatan XIII SMK Kesehatan Nusantara Kota Sorong dinyatakan lulus pada Tahun Pelajaran 2025/2026.

Kelulusan tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Kepala Sekolah, Arby Mamangsa, Nomor 053 Tahun 2006 tentang Penetapan Kelulusan Peserta Didik.

Dalam keputusan tersebut disebutkan bahwa peserta didik telah menyelesaikan seluruh proses pembelajaran, mengikuti ujian sekolah, ujian potensi akademik, serta uji sertifikasi kompetensi.

“Penetapan kelulusan didasarkan pada hasil proses pembelajaran, ujian sekolah, serta uji sertifikasi kompetensi sesuai standar nasional pendidikan,” demikian isi keputusan yang dibacakan, Selasa (5/5/2026).

Dari total 107 siswa, sebanyak 102 dinyatakan lulus, sementara 5 siswa lainnya belum menyelesaikan seluruh tahapan pendidikan seperti Praktik Kerja Lapangan (PKL).

Para siswa yang lulus berasal dari tiga jurusan, yakni Teknologi Laboratorium Medis, Asisten Keperawatan, dan Analisis Kesehatan.

Selain pengumuman kelulusan, kegiatan juga dirangkaikan dengan prosesi pengambilan sumpah bagi calon tenaga kesehatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong, Elisabeth Jemima Lobat.Dalam sambutannya, Elisabeth menyampaikan rasa bangga terhadap para lulusan yang dinilai sebagai generasi penerus pelayanan kesehatan di Kota Sorong.

“Saya merasa bangga bisa berada di tengah-tengah lulusan SMK Kesehatan Nusantara. Kalian adalah generasi muda yang akan melanjutkan pelayanan kesehatan di daerah ini,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa profesi tenaga kesehatan tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis, tetapi juga empati dan tanggung jawab dalam melayani masyarakat.

“Yang dihadapi bukan hanya pasien, tetapi manusia yang membutuhkan kepercayaan, kepedulian, dan pelayanan terbaik,” tegasnya.

Ia juga berharap para lulusan mampu menjawab kebutuhan tenaga kesehatan di Kota Sorong, baik dari segi jumlah maupun kualitas.

Sementara itu, perwakilan orang tua siswa menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pihak sekolah atas bimbingan yang telah diberikan selama tiga tahun terakhir.

“Kami berterima kasih kepada kepala sekolah dan seluruh guru yang telah mendidik anak-anak kami hingga sampai pada tahap ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SMK Kesehatan Nusantara Kota Sorong, Arby Mamangsa, menegaskan bahwa kualitas lulusan sekolah yang dipimpinnya setara dengan SMK kesehatan di berbagai wilayah di Indonesia.

“SMK Kesehatan Nusantara Kota Sorong memiliki standar kompetensi lulusan yang sama dengan SMK kesehatan di Pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Sumatra hingga Jakarta. Hal ini karena pelaksanaan uji sertifikasi kompetensi berada di bawah Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang berlisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP),” jelasnya.

Ia menyebutkan, seluruh lulusan tahun ini mendapatkan dua sertifikat kompetensi sekaligus.

“Setiap lulusan memperoleh dua sertifikat, yakni dari LSP dan BNSP. Ini menjadi bekal penting bagi mereka untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja,” ujarnya.

Menurutnya, lulusan SMK kesehatan memiliki keunggulan dalam kesiapan menghadapi jenjang pendidikan tinggi maupun dunia kerja.

“Bagi yang melanjutkan ke perguruan tinggi, mereka lebih mudah beradaptasi karena sudah memiliki dasar keilmuan. Sedangkan yang ingin bekerja, sudah siap sesuai kompetensi di bidang kesehatan,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa banyak alumni SMK Kesehatan Nusantara telah berkiprah di berbagai sektor.

“Banyak lulusan kami yang bekerja di laboratorium kesehatan, apotek, klinik, hingga rumah sakit sebagai asisten tenaga kesehatan. Bahkan ada juga yang diterima sebagai anggota Polri dan TNI di berbagai daerah di Indonesia,” tambahnya.

Hal ini, lanjutnya, mempertegas bahwa Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, memiliki lembaga pendidikan yang mampu mencetak tenaga kesehatan berkualitas.

“Ini menjadi bukti bahwa SMK Kesehatan Nusantara hadir sebagai lembaga pendidikan yang menghasilkan lulusan kompeten dan siap bersaing,” ujarnya.

Arby juga mengajak masyarakat untuk menjadikan SMK Kesehatan Nusantara sebagai pilihan pendidikan.

“Bagi masyarakat Kota Sorong dan Papua Barat Daya yang ingin melanjutkan pendidikan anak dari SMP, SMK Kesehatan Nusantara dapat menjadi pilihan terbaik. Pendaftaran dibuka hingga 16 Juni melalui jalur online maupun langsung di sekolah,” katanya.

Ia menekankan pentingnya sinergi dalam membangun pendidikan.

“Pendidikan yang maju ditandai dengan keterlibatan semua pihak, baik lembaga pendidikan, pemerintah, maupun masyarakat dalam membangun ekosistem yang mendorong percepatan transformasi,” jelasnya.

Dalam momentum penamatan dan pengambilan sumpah tersebut, pihak sekolah juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Sorong.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Sorong, khususnya Kepala Dinas Kesehatan, yang di tengah kesibukannya tetap hadir memimpin pengambilan sumpah bagi 102 lulusan,” tandasnya.

Acara ditutup dengan prosesi pengambilan sumpah dan penyerahan surat kelulusan kepada para siswa, serta pembagian Award bagi Guru terbaik di sekolah tersebut.

Para lulusan diharapkan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi maupun langsung terjun ke dunia kerja sebagai tenaga kesehatan yang profesional dan berintegritas.



📢 Dapatkan Berita Lugas, Kupas Tuntas dengan Analisis Tegas, dan Informasi Tanpa Batas! Ikuti Teropong News di Google News dan tekan tanda bintang ⭐ agar tidak ketinggalan berita terbaru.

📲 Untuk update langsung di WhatsApp, ikuti channel resmi kami di sini dan aktifkan notifikasi 🔔 sekarang juga!