TEROPONGNEWS.COM,JAKARTA- Perjuangan untuk mengangkat pegawai honorer daerah (honda) dan penerimaan CPNS di Provinsi Papua Barat cukup lama diperjuangkan sejak Jimy Demianus Ijie memimpin lembaga legislatif daerah tersebut.
Perjuangan dari tahun 2011 itu, dari pergantian Menteri ke Menteri hanya berjanji dari waktu ke waktu sampai pada Tahun 2016, bersama Wagub Papua Barat, Irene Manibuy,S.H, .Sekda, Kepala BKD, Ketua MRPB dan ketua DPR-PB dan tiga org Ketua Fraksi.Golkar. Hanura dan Kebangkitan Bangsa sendiri ingin bertemu dengan Menteri selama dua hari tapi kesibukan Menteri saat itu sehingga disposisi menteri untuk ketemu dengan Deputi.
“Tapi kami menolak dan sengaja bikin ribut akhirnya menteri pun bisa bertemu dengan rombongan papua barat yg dipimpi Wagub saat itu. Hanya membicarakan terkait penerimaan CONS dan Pengangkatan Tenaga Honorer di Papua barat. Bahkan dalan pembicaraan ssh disampaikan terkait dgn kouta 80% OAP dan 20 % Non OAP.” Tulis Senator Papua Barat, M.Sanusi Rahaningmas,S.Sos.,M.M.Sip (MSR) melalui siaran persnya yang diterima media ini, Jumat (7/8).






