TEROPONGNEWS.COM, JAYAPURA – Ketua Dewan Adat Kabupaten Keerom, Servo Tuamis menilai, pembangunan di Kabupaten Keerom saat ini hanya berjalan di tempat. Ini dikarenakan, adanya dugaan korupsi yang dilakukan secara masif oleh pemangku kepentingan di kabupaten setempat. Sayangnya mereka seakan-akan kebal hukum.
“Memang, sejumlah persoalan yang terjadi di Kabupaten menjadi perhatian publik, sehingga membuat seluruh roda penggerak pembangunan di Kabupaten Keerom seakan jalan ditempat. Istilahnya hidup enggan, mati tak mau,” kata dia kepada wartawan, Jumat (30/10/2020).
Menurut Servo Tuamis, apa yang terjadi di Kabupaten Keerom saat ini sangat memprihatinkan. Ambil misal di bidang pendidikan, ada banyak anak-anak di Keerom yang menempuh studi diluar Papua, terpaksa harus pulang ke Papua, lantaran tidak adanya Perhatian dari Pemerintah Daerah setempat.
Bukan saja itu, masih ada masalah kesehatan, ekonomi, dan infrastruktur yang belum berjalan secara maksimal, untuk memberikan keadilan bagi masyarakat asli di Kabupaten Keerom.












