TEROPONGNEWS.COM, BINTUNI – Insiden penyerangan dan pemukulan yang terjadi di Posko Induk Pemenangan PMK2 di Kampung Kalitami II Distrik Kamundan oleh pendukung Ali Bauw-Yohanis Manibuy (AYO) pada Selasa (10/11/2020) lalu, ada dugaan sudah direncanakan sebelumnya.
Yohanes Akwan, konsultan hukum Petrus Kasihiw-Matret Kokop (Piet-Matret/PMK2), calon Bupati dan Wakil Bupati Bintuni nomor urut 2 menjelaskan, dari hasil pengumpulan bahan keterangan dari korban dan para saksi kejadian di Kampung Kalitami II, ada tujuh orang pendukung AYO yang teridentifikasi bergerak masif dan aktif saat terjadi penyerangan posko di PMK2.
“Ketujuh orang ini yang kami duga sudah dipersiapkan untuk membuat kekacauan. Malam sebelum kejadian, mereka ada dikasih minuman sampai mabok. Jadi kami menduga ada aktor intelektual yang menjadi sutradara dibalik insiden ini,” kata Anes, sapaan Yohanes Akwan, usai turun ke lokasi kejadian pada Rabu (11/11/2020).
Ketujuh orang pendukung AYO yang teridentifikasi aktif dalam insiden itu adalah FB, HK, GI, AI, IB, SN dan NT. Sedangkan tokoh partai yang memukul Amatus Frabun, salah satu pendukung PMK2 adalah Joko Linggara, Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP).












