TEROPONGNEWS.COM, DEPOK – Polemik seputar pernyataan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali menyulut perbincangan hangat publik, kali ini dipicu oleh sebuah video yang memperlihatkan percakapannya dengan seorang siswi SMA bernama Aura Cinta. Gadis belia itu merupakan korban penggusuran di Cikarang, Bekasi, yang mengungkapkan keinginannya mengikuti acara wisuda sekolah meskipun tengah dilanda krisis ekonomi.
Namun, respons Dedi justru menuai kontroversi luas, hingga akhirnya mengundang respons dari kalangan pelajar lain, termasuk dari wilayah Depok.
Video berdurasi lebih dari 10 menit itu diunggah di kanal Kang Dedi Mulyadi Channel pada 26 April 2025. Dalam tayangan tersebut, Aura siswi SMA Negeri 1 Cikarang Utara menyampaikan harapannya agar bisa mengikuti prosesi wisuda seperti teman-temannya.
Ia mengatakan bahwa wisuda bukan hanya sekadar seremoni, melainkan bentuk penghargaan atas perjuangan selama menempuh pendidikan dan menjadi momen perpisahan dengan teman serta guru.
Namun alih-alih menerima dengan empati, Dedi menanggapi dengan nada yang dianggap sinis. “Anda miskin, tapi jangan sok kaya,” katanya dalam video tersebut.












