TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait atau Ara meminta Bank BJB meningkatkan target penyaluran KPR Sejahtera FLPP untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Provinsi Jawa Barat (Jabar).
Menteri Ara mengutarakan perihal adanya kenaikan kuota FLPP nasional sebanyak 350.000 pada tahun 2025 ini agar dimanfaatkan sebagai kesempatan emas bagi bank penyalur KPR Sejahtera FLPP, termasuk Bank BJB untuk menaikkan target dari sebelumnya 5 persen menjadi 10 persen dari total penyaluran FLPP di Jawa Barat tahun 2024 lalu.
Hal ini dilakukan guna membantu masyarakat dalam memiliki rumah subsidi pertama yang berkualitas dengan KPR yang terjangkau dan tetap selama masa tenor.
“Kalau target nasional FLPP 350.000 unit di Jawa Barat penyaluran mencapai 30 persen maka ada pasar sekitar 105.000 rumah subsidi. Saya minta Bank BJB minimal bisa mentargetkan 10 persen penyaluran FLPP di Jawa Barat atau sekitar 30.000 atau 35.000 untuk rumah subsidi masyarakat,” ujar Menteri PKP Maruarar Sirait saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pusat Bank BJB di Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (2/6/2025).












