TEROPONGNEWS.COM, KAIMANA – Aktivis perempuan dan perlindungan anak Papua Barat, Yuliana Numberi, menyampaikan harapannya agar peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2025 menjadi momentum nyata untuk mendorong lahirnya anak-anak Indonesia yang cerdas, sukses, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
Dalam pernyataannya, Yuliana menegaskan bahwa keberhasilan menuju generasi emas tidak akan tercapai jika masih terjadi pembiaran terhadap kekerasan perempuan dan anak, khususnya di daerah-daerah terpencil.
“Untuk mencapai Indonesia Emas 2045, pemerintah harus serius mempersiapkan anak-anak dari sekarang. Jangan sampai kekerasan terhadap perempuan dan anak dibiarkan, karena jika itu terjadi, kita tidak akan pernah sampai pada cita-cita generasi emas,” tegas Yuliana.
Ia menekankan pentingnya kesetaraan akses bagi seluruh anak di Indonesia, termasuk anak-anak Papua yang tinggal di kampung, pegunungan, bukit, dan lembah. Menurutnya, tidak adil jika indikator kemajuan hanya diambil dari anak-anak di kota, sementara anak-anak di kampung tidak mendapatkan pendidikan, pelayanan kesehatan, maupun akses yang layak untuk mengikuti kegiatan nasional.






