TEROPONGNEWS.COM, SORONG – Menjelang pelaksanaan Konferensi Daerah (Konferda) PDI Perjuangan Provinsi Papua Barat Daya, konflik internal partai kian terbuka ke ruang publik. Agenda Konferda yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 29 Desember 2025, di Hotel Rilic Panorama, Kota Sorong, justru dibayangi perebutan legitimasi dan klaim sepihak terkait keabsahan Konferda maupun Konferensi Cabang (Konfercab). Situasi ini memicu ketegangan serius di tubuh partai berlambang banteng moncong putih tersebut.
Sejumlah kader dan simpatisan mempertanyakan keabsahan penyelenggaraan Konferda, baik dari sisi kewenangan penyelenggara maupun penetapan lokasi kegiatan. Dinamika tersebut berkembang menjadi polemik internal yang terbuka.
Menanggapi situasi tersebut, Wakil Sekretaris Bidang Internal DPD PDI Perjuangan Papua Barat Daya, Suratno, menegaskan bahwa pelaksanaan Konferda dan Konfercab telah dilaksanakan sesuai dengan instruksi resmi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan.
“Pelaksanaan Konferda dan Konfercab PDI Perjuangan se-Papua Barat Daya dilaksanakan berdasarkan Instruksi DPP PDI Perjuangan Nomor 457/IN/DPP/XII/2025,” kata Suratno, Minggu (28/12/25)






