AMBON, TEROPONGNEWS.COM – Anggota DPRD Provinsi Maluku, Anos Yeremias mengemukakan kekhawatiran serius, terkait target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditetapkan untuk daerahnya.
Menurutnya, target tersebut tidak sesuai dengan realitas dan potensi yang dimiliki Maluku. Selain itu, dia juga menilai perlu adanya perbaikan dalam pengelolaan pendapatan daerah secara keseluruhan. Pernyataan ini disampaikan Anos, saat dihubungi dari Ambon, Kamis (5/2/2026).
Anos menyoroti kasus salah satu OPD yang menetapkan target PAD sebesar Rp 1,6 miliar, namun hanya mampu merealisasikan Rp 756 juta.
“Sangat jauh sekali antara target dan realisasi. Jika satu OPD saja seperti ini, target apapun tidak akan pernah tercapai,” ujarnya.
Ia menekankan perlunya penetapan target yang rasional, terutama untuk sektor yang tidak berada di kawasan bandar seperti pasar model dan pasar Indah.
Menurut Anos, upaya meningkatkan PAD harus didukung dengan strategi yang jelas dan data yang akurat.
Ia menekankan pentingnya Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memiliki catatan lengkap mengenai seluruh wajib pajak, mulai dari yang aktif hingga tidak aktif, serta riwayat pembayaran mereka.












