Religi

Makna Rabu Abu atau Pra Paskah Bagi Umat Katolik

×

Makna Rabu Abu atau Pra Paskah Bagi Umat Katolik

Share this article
Pastor Simson Walewawan, Pr

TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Umat Katolik di seluruh dunia mengawali masa pra paskah atau masa tobat dengan mengoles abu pada dahi setiap Rabu Abu.

Abu yang dipakai adalah abu sisa bakaran daun palem yang digunakan pada Minggu palem tahun sebelumnya, dibakar dan dipakai abunya untuk dioles di dahi umat Katolik dilakukan iman atau petugas pembantu.

Makna dari Rabu Abu atau masa pra paskah tersebut dapat disimpulkan sebagai berikut;
Pertama, abu mengindikasikan dengan sangat jelas bahwa semua orang atau manusia diciptakan Allah dari tanah dan akan kembali menjadi tanah. Maka selama 40 hari di masa tobat dan puasa ini, semua umat Katolik diantar dan disadarkan kembali bahwa suatu saat semua akan kembali menjadi debu tanah.

Kedua, abu yang dioleskan dalam bentuk tanda salib untuk mengingatkan umat Katolik bahwa setiap orang tidak luput dari salah dan dosa. Sehingga 40 hari ke depan, menyadari sebagai manusia lemah berjuang dalam mengendalikan atau pengendalian diri, introspeksi atas semua perbuatan jahat atau dosa yang harus dihindari dan benar-benar bertobat serta tidak mengulangi.



📢 Dapatkan Berita Lugas, Kupas Tuntas dengan Analisis Tegas, dan Informasi Tanpa Batas! Ikuti Teropong News di Google News dan tekan tanda bintang ⭐ agar tidak ketinggalan berita terbaru.

📲 Untuk update langsung di WhatsApp, ikuti channel resmi kami di sini dan aktifkan notifikasi 🔔 sekarang juga!