TEROPONGNEWS.COM, RAJA AMPAT – Tim BLUD KKP Raja Ampat Pos Ayau-Asia kembali melakukan peninjauan terhadap sebuah kapal ikan yang kandas di kawasan konservasi perairan Ayau-Asia, Rabu (29/4).
Kapal bernama Alam Indah Samudera 11, yang diduga berasal dari Bitung atau Jakarta, dilaporkan kandas di sekitar Pulau Mof/Bud, Lokasi kandasnya Kapal ini berada diluar zona konservasi laut Raja Ampat.

Berdasarkan dokumentasi yang diperoleh, kondisi kapal saat ini cukup memprihatinkan. Muatan ikan hasil tangkapan yang diperkirakan mencapai sekitar 100 ton dilaporkan telah membusuk di dalam kapal.
Kepala BLUD KKP Raja Ampat, Hasan Makasar menyampaikan bahwa tim terus melakukan pemantauan terhadap situasi di lapangan. Selain itu, kondisi kapal yang terus dihantam ombak besar meningkatkan risiko kerusakan lebih lanjut.
Badan kapal terlihat mengalami tekanan akibat gelombang, yang berpotensi menyebabkan kebocoran bahan bakar. Hal ini menimbulkan kekhawatiran serius terhadap kemungkinan pencemaran laut serta kerusakan langsung pada terumbu karang di kawasan lindung tersebut.
Insiden ini menjadi perhatian karena lokasi kandasnya kapal berada di jantung kawasan konservasi perairan Indonesia yang dikenal memiliki keanekaragaman hayati laut tinggi.
Hingga saat ini, upaya penanganan lebih lanjut masih terus dipantau oleh pihak terkait guna meminimalisir dampak lingkungan yang ditimbulkan.






