TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) resmi menambah 100 unit kamera pengawasan atau Closed Circuit Television (CCTV) yang tersebar di lima wilayah Jakarta.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah menyambut baik langkah tersebut. Ia berharap dengan penambahan 100 CCTV dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi warga.
“Masyarakat mau pergi malam hari, pulang malam hari pun bisa terasa nyaman,” ujar Ima kepada wartawan usai menghadiri acara ‘Jakarta Kini Lebih Dekat’ yang digelar di Terowongan Kendal, Jakarta Pusat, Rabu (28/5/2025).
“Dan ke depan bukan hanya 100 titik tapi ter-cover hampir seluruh DKI Jakarta harapan kita, harapan masyarakat terlebih utama,” sambung dia.
Politisi PDI Perjuangan itu juga menyoroti pentingnya pemasangan CCTV di daerah-daerah rawan kejahatan. Khususnya wilayah dengan tingkat kriminalitas yang tinggi untuk meminimalisasi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan tindak kejahatan asusila.
“Itu yang menjadi prioritas ke depan,” tegas Ima.
Senada dengan Ima, Wakil Ketua DPRD lainnya, Rany Mauliani mengatakan, keberadaan CCTV bukan hanya sekadar memberi rasa aman dan nyaman. Tetapi dapat membantu dalam proses hukum sebagai alat bukti.
“Yang pasti kan mungkin kalau ada CCTV memberikan secure buat masyarakat dan juga CCTV itu bisa menjadi barang bukti untuk kriminal apapun,” kata Rany.
Menurut Rany, keberadaan CCTV kini telah menjadi kebutuhan pokok di tengah masyarakat perkotaan. Terutama dalam mendukung keamanan lingkungan secara partisipatif.
“Sekarang kan kesadaran menggunakan CCTV bagi warga sudah mulai tinggi. Sekarang di rumah-rumah tangga gitu biasanya,” ungkap Rany.
Lantas Politisi Partai Gerindra itu berharap, penambahan 100 CCTV dapat mendorong kesadaran warga untuk aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing.
“Mereka pasang cctv untuk bisa kontrol suasana rumah apalagi kalau yang punya anak kecil,” kata Rany memungkasi.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan, penambahan 100 CCTV membuat total 1.500 CCTV yang tersebar di wilayah Jakarta. Termasuk di 12 taman yang dibuka 24 jam.
“Kita sudah ada 1.400 CCTV di tempat-tempat strategis, sekarang jadi 1.500,” kata Pramono.
Di sisi lain, Kepala Diskominfotik DKI Jakarta Budi Awaluddin menekankan, 100 CCTV itu telah dipasang diberbagai taman yang dibuka 24 jam serta lokasi rawan.
“100 ini kita pasang di beberapa taman seperti Tebet Eco Park, Taman Langsat yang buka 24 jam. Lalu, di beberapa RT dan RW di kelurahan yang rawan bencana. Di antaranya kita pasang tiga di daerah Kebon Jeruk,” jelas Budi.
Sebagai informasi dalam acara tersebut, selain meluncurkan penambahan 100 CCTV, Pramono juga memperkenalkan 11 fitur baru dalam aplikasi Jakarta Kini (JAKI) dan logo baru Diskominfotik DKI Jakarta.
Adapun beberapa fitur baru di aplikasi JAKI Super Apps yakni Kapal Jenazah, Rumah Singgah, Notifikasi Siaga BPBD, Tombol Darurat Ambulans dan Panggilan 112, JakCare, Feedback Laporan Warga, Akses JKN Mobile, Antrean Faskes, Ketersediaan Kamar Rumah Sakit, dan Peta Tempat Parkir. ***












