BeritaKesehatanLingkunganMegapolitan

Uji Emisi Massal di Depok, Langkah Konkret Pemkot Jaga Napas Kota

×

Uji Emisi Massal di Depok, Langkah Konkret Pemkot Jaga Napas Kota

Sebarkan artikel ini
Wakil Wali Kota Depok Chandra Ramansyah menyaksikan pelaksanaan Uji emisi kendaraan bermotor di lingkungan Pemkot Depok. (Foto: TN)

TEROPONGNEWS.COM, DEPOK – Langit biru Depok mungkin belum sempurna, tapi ada upaya serius dari pemerintah kota untuk menjadikannya lebih bersih. Salah satunya melalui pelaksanaan uji emisi kendaraan bermotor yang digelar selama tiga hari, dari 26 hingga 28 Mei 2025.

Pada Selasa (27/5), Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah turun langsung memantau kegiatan tersebut di kawasan Balai Kota Depok.

Di bawah terik matahari pagi, satu per satu kendaraan antre menjalani uji emisi. Tak hanya kendaraan dinas, mobil pribadi, kendaraan umum, hingga roda dua pun turut diuji. Masyarakat tampak antusias memanfaatkan kesempatan ini sebuah sinyal positif bahwa kesadaran lingkungan mulai tumbuh di tengah kota yang terus berkembang.

“Uji emisi ini diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Depok di tiga titik lokasi berbeda. Setiap titik ditargetkan menguji sekitar 200 kendaraan,” jelas Chandra.

Ia menambahkan, kegiatan ini terbuka untuk semua jenis kendaraan dan menjadi bagian dari komitmen Pemkot Depok dalam menekan polusi udara.

Salah satu titik uji emisi selanjutnya akan digelar di Jalan Raya Bogor, tepatnya di depan Woody, pada Rabu, 28 Mei 2025. Lokasi ini diharapkan menjangkau lebih banyak kendaraan dari kawasan barat dan utara kota.

Chandra menjelaskan bahwa kendaraan yang tidak lulus uji tidak akan diberikan stiker lolos emisi. “Kami minta pemilik kendaraan yang belum lulus segera melakukan perbaikan di bengkel resmi yang sudah tersertifikasi. Ini bukan sekadar formalitas, tetapi untuk kebaikan bersama,” tegasnya.

Menurutnya, menjaga kualitas udara bukan hanya urusan pemerintah, tapi tanggung jawab kolektif warga kota. Untuk itu, ia mengajak masyarakat menjadikan kegiatan uji emisi sebagai kebiasaan, bukan sekadar kewajiban musiman.

Upaya ini juga didukung dengan program lainnya, seperti Car Free Day (CFD) yang rutin digelar setiap Minggu pagi. Menurut laporan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, CFD telah memberikan kontribusi nyata dalam menurunkan tingkat polusi udara.

“Dari pengukuran Air Quality Control System di beberapa titik, termasuk di sekitar Balai Kota, ada tren penurunan pencemaran udara,” ujar Chandra.

Sekretaris DLHK Depok, Reni Siti Nuraeni, menambahkan bahwa meskipun angka fluktuatif, kualitas udara di Depok secara umum telah membaik.

“Awalnya ada di kategori tidak baik, kini membaik. Angkanya variatif, tapi semuanya di bawah ambang batas yang ditentukan,” jelasnya.

Melihat hasil yang menggembirakan, Pemkot berencana menambah alat pemantau kualitas udara portabel agar cakupan pengawasan semakin luas dan fleksibel.

Uji emisi massal ini bukan hanya sekadar kegiatan teknis, tetapi langkah konkret yang menyentuh hulu persoalan lingkungan: kesadaran. Dengan mengajak warga terlibat langsung, Pemkot Depok sedang membangun budaya baru budaya kota Depok yang peduli udara bersih dan masa depan yang lebih sehat.***



📢 Dapatkan Berita Lugas, Kupas Tuntas dengan Analisis Tegas, dan Informasi Tanpa Batas! Ikuti Teropong News di Google News dan tekan tanda bintang ⭐ agar tidak ketinggalan berita terbaru.

📲 Untuk update langsung di WhatsApp, ikuti channel resmi kami di sini dan aktifkan notifikasi 🔔 sekarang juga!