TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA- Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu, memastikan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menemukan indikasi kejanggalan, dalam hasil audit di PT BJB. Kejanggalan itu ditemukan dalam penyidikan dugaan rasuah pengadaan iklan.
“Hasilnya auditnya, kan dilakukan audit di BJB. Ada temuan-temuan, kemudian temuannya menjadi apa namanya, berkurang,” ucap Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu, Sabtu, (2/8/2025).
Asep menegaskan bahwa hasil audit tidak boleh dikurangi atau ditambah. Penyidik KPK sampai saat ini belum bisa memerinci item dalam temuan audit BJB yang tiba-tiba berubah, saat ini. “Itu yang sedang kita pastikan, yang jelas, dari jelas (jadi) kurang,” aku dia.
Saat ini penyidik KPK meyakini ada kongkalikong tertentu atas pengurangan hasil audit di BJB. Hal tersebut berdasarkan hasil pendalaman yang dilakukan penyidik dengan memeriksa sejumlah saksi.
“Itu yang sedang kita pastikan. Apakah terjadi pengurangannya itu dikurangi, atau berkurang?” ujar Asep.











