TEROPONGNEWS.COM, KUPANG – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memastikan stok BBM subsidi, terutama Biosolar, di wilayah Pulau Timor berada dalam kondisi aman dan terkendali. Kepastian ini diberikan menanggapi informasi mengenai kesulitan masyarakat memperoleh Biosolar pada Minggu (17/11).
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa penyaluran BBM subsidi dilakukan sepenuhnya sesuai kuota yang ditetapkan oleh BPH Migas. Ia menjelaskan, Pertamina hanya menyalurkan berdasarkan ketentuan pemerintah, sementara pemerintah daerah telah mengajukan tambahan kuota untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat selama periode libur akhir tahun.
Pulau Timor disuplai melalui Fuel Terminal Tenau dan Fuel Terminal Atapupu, dengan cakupan distribusi meliputi Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Belu, Malaka, Timor Tengah Selatan, dan Timor Tengah Utara.
Ahad menyebutkan bahwa ketersediaan Biosolar di SPBU secara umum masih terjaga. Kekosongan yang terjadi di beberapa SPBU disebabkan oleh penyesuaian kuota karena lembaga penyalur telah melebihi batas alokasi yang ditetapkan pemerintah. Penyesuaian ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan BBM subsidi tetap aman hingga akhir Desember 2025.
Hingga Oktober 2025, Pertamina mencatat realisasi penyaluran Biosolar di Pulau Timor mencapai 45 ribu KL, atau sekitar 83 persen dari total kuota tahun 2025.
Sementara itu, di wilayah Kupang, data menunjukkan: Realisasi: 16.676 KL, Kuota: 22.028 KL, dengan Persentase: 76%.
Untuk menjamin keberlanjutan suplai, Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTT dan BPH Migas terkait usulan penambahan kuota BBM subsidi. Pemerintah daerah juga telah mengajukan permohonan tambahan kuota guna memastikan kebutuhan masyarakat pada masa Natal dan Tahun Baru dapat terpenuhi.
Pertamina juga memperketat pengawasan distribusi BBM di lapangan untuk menjamin penyaluran tepat sasaran serta mencegah potensi penyalahgunaan oleh pihak yang tidak berwenang. Dengan langkah tersebut, Pertamina berharap kondisi pasokan tetap stabil dan distribusi berjalan lancar.
Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk menggunakan BBM subsidi secara bijak dan sesuai ketentuan. Informasi lebih lanjut mengenai layanan dan produk Pertamina dapat diperoleh melalui Pertamina Call Center 135.
Pernyataan ini disampaikan oleh Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, pada Senin (24/11) pagi.












