BeritaNasional

Dukung Kapolri, Pemuda Muhammadiyah PBD Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian

×

Dukung Kapolri, Pemuda Muhammadiyah PBD Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian

Sebarkan artikel ini
Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Muhammadiyah Papua Barat Daya, Wiryawan Kresna Wisnu Brata.

TEROPONGNEWS.COM, SORONG –
Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Muhammadiyah Papua Barat Daya, Wiryawan Kresna Wisnu Brata, menyatakan dukungannya terhadap posisi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia.

Menurutnya, kebijakan tersebut membuat kinerja Polri lebih efektif dan efisien, karena tidak harus melalui rantai birokrasi yang panjang.

“Dengan berada langsung di bawah Presiden, kerja Polri akan lebih efektif dan efisien karena tidak harus melewati birokrasi berlapis. Posisi ini juga menjaga independensi Polri agar tidak mudah ditarik ke dalam kepentingan politik tertentu,” ujar Wiryawan dalam keterangannya, Selasa (27/1/2026).

Ia menilai, sistem komando terpusat yang berlaku saat ini memungkinkan Polri bergerak lebih cepat dalam mendukung berbagai program strategis Presiden Prabowo Subianto, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Wiryawan juga menyinggung sikap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang secara tegas menolak wacana penempatan Polri di bawah kementerian. Menurut Kapolri, posisi Polri saat ini sudah ideal dan sesuai dengan amanat sebagai alat negara.

“Mohon maaf Bapak-bapak, Ibu-ibu sekalian, kami sebagai institusi Polri menolak jika ada usulan Polri berada di bawah kementerian khusus. Bagi kami, posisi Polri saat ini adalah posisi yang paling ideal,” ujar Jenderal Listyo dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI, Senin (26/1/2026).

Kapolri menegaskan, keberadaan Polri langsung di bawah Presiden memungkinkan institusinya bergerak cepat saat dibutuhkan, tanpa perantara kementerian yang berpotensi menimbulkan dualisme kepemimpinan.

“Kami bisa menjadi alat negara yang betul-betul memberikan pelayanan kepada masyarakat. Jika berada di bawah kementerian, itu berpotensi menimbulkan matahari kembar,” tambahnya.



📢 Dapatkan Berita Lugas, Kupas Tuntas dengan Analisis Tegas, dan Informasi Tanpa Batas! Ikuti Teropong News di Google News dan tekan tanda bintang ⭐ agar tidak ketinggalan berita terbaru.

📲 Untuk update langsung di WhatsApp, ikuti channel resmi kami di sini dan aktifkan notifikasi 🔔 sekarang juga!