TEROPONGNEWS.COM, SORONG — Atmosfer konser Bank Indonesia yang digelar di halaman Kantor Wali Kota Sorong berlangsung meriah dan penuh semangat, Sabtu (23/05/2026).
Ribuan masyarakat Kota Sorong memadati lokasi acara untuk menyaksikan penampilan sejumlah musisi Papua. Namun di tengah gemerlap konser tersebut, perhatian publik justru tertuju pada sebuah jersey kebanggaan asal Papua Barat Daya, yakni jersey Persemay Maybrat.
Musisi Papua terkenal, Rocka Marc, tampil penuh percaya diri mengenakan jersey resmi Persemay Maybrat saat menghibur ribuan penonton. Jersey dengan dominasi warna biru dan putih itu terlihat mencolok di atas panggung dan langsung mendapat sorotan dari masyarakat yang hadir.
Penampilan pelantun lagu “Kecil Su Sekolah” tersebut bukan sekadar gaya panggung biasa, tetapi menjadi simbol dukungan nyata anak-anak muda Papua terhadap perjuangan Persemay Maybrat yang tengah bersiap membawa nama Papua Barat Daya di level nasional.
Sepanjang penampilannya, Rocka Marc tampak bangga mengenakan jersey Persemay Maybrat. Ribuan penonton yang menyaksikan konser pun memberikan respons positif dan ikut memberikan semangat bagi tim kebanggaan masyarakat Maybrat tersebut.
Momen itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar Persemay Maybrat. Di tengah perjuangan tim yang terus berkembang dengan dukungan sponsor dan masyarakat, tampilnya jersey Persemay di panggung besar konser Bank Indonesia dianggap sebagai bentuk promosi sekaligus dukungan moral yang sangat berarti.
Manager Persemay Maybrat, Steven Murafer, mengaku bangga dan terharu melihat jersey timnya dikenakan oleh musisi Papua di hadapan ribuan masyarakat Kota Sorong.
“Kami sangat bangga dan berterima kasih kepada Rocka Marc yang sudah dengan bangga memakai jersey Persemay Maybrat di atas panggung konser Bank Indonesia. Ini menjadi sebuah kebanggaan besar bagi kami karena Persemay mendapat dukungan langsung dari anak-anak Papua,” ujar Steven Murafer.

Menurut Steven, dukungan seperti ini menjadi energi tambahan bagi seluruh pemain, official, dan masyarakat Maybrat yang terus memberikan doa serta semangat kepada tim.
Ia mengatakan, Persemay Maybrat saat ini bukan hanya milik masyarakat Maybrat semata, tetapi sudah menjadi kebanggaan bersama masyarakat Papua Barat Daya. Karena itu, setiap bentuk dukungan sekecil apa pun sangat berarti bagi perjalanan tim.
“Ketika musisi Papua memakai jersey Persemay di hadapan ribuan orang, itu menunjukkan bahwa sepak bola bisa menyatukan semangat anak-anak Papua. Kami merasa tidak berjalan sendiri karena banyak masyarakat yang ikut mendukung perjuangan Persemay,” tambahnya.
Steven juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh sponsor resmi Persemay Maybrat yang selama ini terus mendukung perjalanan tim, baik dalam persiapan maupun kebutuhan operasional menuju kompetisi nasional.
Sponsor resmi Persemay Maybrat saat ini di antaranya SOQ Print, Bank Papua, YPM, ERTH, dan Nivy Sport. Dukungan sponsor tersebut menjadi bagian penting dalam membantu tim tetap berkembang dan mampu bersaing membawa nama Papua Barat Daya.
Selain sponsor, Steven juga memberikan apresiasi kepada masyarakat Maybrat, para suporter, dan anak-anak muda Papua yang terus memberikan dukungan melalui media sosial maupun secara langsung di berbagai kegiatan.
Menurutnya, tampilnya jersey Persemay di konser besar seperti Bank Indonesia menjadi bukti bahwa sepak bola Papua memiliki daya tarik tersendiri dan mampu menjadi identitas kebanggaan generasi muda.
“Ini bukan hanya soal jersey, tetapi tentang semangat, kebanggaan daerah, dan dukungan kepada anak-anak Papua yang sedang berjuang lewat sepak bola,” katanya.
Persemay Maybrat sendiri saat ini tengah menjadi perhatian masyarakat Papua Barat Daya setelah berhasil menunjukkan perkembangan positif dan mendapat kesempatan tampil di level nasional. Dukungan yang terus mengalir dari berbagai pihak diharapkan mampu menambah motivasi tim untuk memberikan hasil terbaik.
Momen Rocka Marc mengenakan jersey Persemay Maybrat di konser Bank Indonesia pun kini ramai diperbincangkan masyarakat dan menjadi simbol bahwa perjuangan Persemay mendapat tempat di hati anak-anak muda Papua.






