TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah oknum di Kantor Imigrasi Jakarta Barat sejak Selasa malam hingga Rabu (3/6/2026). Total ada 13 orang yang diamankan, termasuk Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan adanya kegiatan penindakan tersebut. Ia menyebut tim penindakan tidak hanya bergerak di Jakarta Barat, tetapi juga melakukan pengembangan ke Jawa Barat dan Bali.
“Dari tadi malam tim melakukan kegiatan di lapangan di wilayah Jakarta Barat. Dalam perkembangannya tim juga saat ini sedang bergerak di wilayah Bali dan Jawa Barat,” ucap Budi di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (3/6/2026).
Budi menyampaikan hingga Rabu siang KPK telah mengamankan belasan orang yang diduga terkait perkara yang tengah diusut. “Dalam progresnya, ada belasan orang yang diamankan dalam rangkaian kegiatan peristiwa tertangkap tangan kali ini,” ujarnya.
Saat dikonfirmasi, Budi membenarkan Kepala Imigrasi Jakarta Barat termasuk yang diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. “Salah satunya itu,” kata Budi menjawab pertanyaan wartawan.
Selain penyelenggara negara, KPK juga mengamankan sejumlah pihak swasta yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut. “Selain pihak dari penyelenggara negara, ada juga pihak swasta yang diamankan,” tambahnya.
Konstruksi Perkara Masih Ditutup
Hingga kini KPK belum mengungkap konstruksi perkara maupun dugaan tindak pidana yang melatarbelakangi operasi senyap tersebut. Seluruh pihak yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK.
Sesuai KUHAP, KPK memiliki waktu maksimal 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam OTT. KPK berjanji akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut. ***






