TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Yasierli mengatakan pihaknya menemukan sejumlah fakta masifnya putus hubungan kerja (phk) massal di Indonesia.
Menurut Menaker trend phk di tanah air dimulai sejak era wabah Covid-19 melanda Indonesia di tahun 2020 atau lima tahun terakhir. Di musim awal mula Covid 19 terjadi korban PHK mencapai 386.877 orang.
” Sebenarnya kalau kita bisa melihat bahwa penurunan angka PHK itu sudah terjadi jika dibandingkan dari 5 tahun yang lalu saat masa covid-19,” kata Menaker Yasierli di Kompleks DPR/MPR, Senin, (5/5/2025)
Angka tersebut kemudian terus Mengalami penurunan secara signifikan ternyata dari 127.085 orang di tahun 2021 hanya 25.114 orang di Tahun 2022.
Di tahun 2023 angka phk kembali melonjak menjadi 84.855 orang dan di tahun 2024 angka phk 77.965 orang.
“Sampai di tahun 2025 per 23 April 2025 tercatat ada 24.036 orang yang menjadi korban PHK. Tapi kalau kita berbicara mengenai PHK yaitu year gabungan itu dibandingkan tahun ini sama tahun lalu itu memang ada peningkatan,” ujar Menaker Yassierli.












