TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA – Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, mengirimkan lima banner ucapan selamat atau piagam penghargaan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Hari ini saya mengirimkan 5 banner atau piagam penghargaan untuk KPK, karena telah memecahkan rekor pengalihan tahanan rumah,” ujar Boyamin, Selasa (24/3/2026).
Piagam penghargaan ini, kata Boyamin, dari Museum Orang Real Indonesia (MORI) atau Orang Istimewa yakni, mantan Menteri Agama Yaqub Cholil Qoumas (YCQ) tersangka dugaan korupsi kuota haji tambahan tahun 2023-2024.
“Piagam penghargaan ini sebagai pengingat kepada KPK untuk tidak main-main dengan perasaan masyarakat. Cek aja apa ada di media social yang mendukung tindakkan KPK tersebut,” sindir Boyamin.
Boyamin berujar, sejak berdirinya KPK tahun 2003 sampai hari ini, belum pernah ada pengalihan tahanan rumah kecuali pembantaran, karena sakit, tapi kalau sehat akan menimbulkan diskriminasi dan menjadi preseden buruk untuk KPK.
“Makanya kita berikan penghargaan kepada KPK, karena sudah memecahkan rekor. Protes itu bukan hanya masyarakat, tapi 50 para tahanan KPK lainnya juga kecewa apalagi dengan cara sembunyi-sembunyi,” ungkapnya.










