TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA – Persaudaraan Advokat Indo Nusantara (Peradi Nusantara) telah melaksanakan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Pada tanggal 10 Juni 2025 dan UPA tgl 16 – 19 Juni 2025.
“Menurut kami Penyelenggaraan PKPA UPA di Peradi Nusantara selalu sangat MENANTANG, karena Para peserta sudah banyak yang berprofesi di bidang hukum, ada yang paralegal, karyawan Law Firm, Dokter yang akan jadi advokat dan profesi lainya di bidang hukum,” kata Ketua Umum Peradi Nusantara, Ronald Samuel Wuisan, S.E.,S.H.,M.H.,M.M.,M.Th, dalam pernyataan tertulisnya, Selasa (17/6/2025).
Dirinya mengatakan bahwa Peradi Nusantara sengaja membuat PKPA UPA Secara Online supaya memudahkan para peserta yang tidak perlu buang waktu dan tenaga dan uang tanbahan ke tempat pendidikan. tapi walaupun PKPA UPA diselenggarakan secara online, tapi materi yang diberikan dan penjelasan yang di berikan sangat detail dan bisa di pahami oleh peserta.
“Kami tetap menjaga Kualitas PKPA, walaupun banyak OA baru yg tidak menjaga kualitas pendidikan,” tandasnya.
Ditengah banyak nya OA yang ada di Indonesia, Peradi Nusantara Tetap Optimis Bahwa Masyarakat Indonesia akan memberikan kepercayaan kepada Peradi Nusantara sebagai wadah untuk menjadi advokat dan wadah menjaga Marwah Kode Etik Advokat.
“Di luar sana banyak OA yang menyelenggarakan Pendidikan PKPA hanya 2 -3 hari, bahkan ada yang hanya terima sertifikat tanpa ikut pendidikan nya, tapi kami Peradi Nusantara, paling anti dengan hal seperti itu, kami bahkan memberikan Pendidikan Lanjutan setiap Minggu nya secara Free, sehingga Alumni Peradi Nusantara mendapatkan pendidikan yang akan menunjang profesi mereka sebagai Advokat,” lanjut Ronald.
Selain itu, Ronald juga menambahkan bahwa Sebaiknya Dokter Ikut Pendidikan PKPA UPA bahkan sebaik nya Kuliah hukum dan jadi advokat, sehingga tau apa yg boleh dilakukan dan Tidka boleh dilakukan pada saat berpraktik sebagai Medis atau dokter, sehingga mengurangi gugatan malpraktek kepada dokter or rumah sakit, dan Peradi Nusantara akan selalu mengawal proses pembelajaran nya melalui pendidikan magang khusus advokat medis pun akan kami sediakan, supaya baik pasien, dokter dan rumah sakit bisa happy dan tidak ada kesalahan apalagi malpraktek dan terjadilah gugatan atau laporan polisi.
“Bagi peserta PKPA UPA kami akan berikan pendidikan lanjutan setiap Minggu free berupa magang secara online, sehingga temen2 yang bekerja tidak perlu keluar dari pekerjaan nya hanya karena mau magang. Masa harus kehilangan pekerjaan untuk magang sih heheeh, kami buat terobosan yang tidak melanggar Undang-undang,” jelas dia.












